
Sepeda listrik model anti mainstream diluncurkan produsen lokal Indonesia.
JawaPos.com - Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan sepeda listrik (e-bike) di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Perubahan gaya hidup masyarakat, ditambah dengan tingginya harga bahan bakar, membuat kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan semakin diminati.
Menurut berbagai laporan pasar otomotif, permintaan sepeda listrik di Indonesia naik pesat sejak pandemi. Awalnya hanya digunakan untuk aktivitas santai, kini e-bike mulai jadi pilihan transportasi harian, terutama di kota-kota besar yang padat lalu lintas.
Banyak produsen lokal seperti United E-Motor, Selis, dan Polygon, hingga merek internasional dari Tiongkok, turut memperkuat pasar dengan menawarkan berbagai model sesuai kebutuhan. Harga yang semakin variatif—mulai Rp5 juta hingga Rp30 juta ke atas—membuat sepeda listrik bisa diakses oleh lebih banyak konsumen.
Ada beberapa faktor yang mendorong peningkatan Penjualan
1. Efisiensi Biaya
Sepeda listrik hanya membutuhkan biaya charging sekitar Rp2.000–Rp3.000 per sekali isi daya dengan jarak tempuh rata-rata 30–60 km.
2. Kesadaran Lingkungan
Masyarakat semakin peduli pada polusi udara, sehingga kendaraan bebas emisi seperti e-bike menjadi pilihan logis.
3. Mobilitas Harian
Cocok untuk perjalanan jarak dekat, seperti berangkat kerja, ke sekolah, atau aktivitas sehari-hari di perkotaan.
4. Teknologi yang Berkembang
Baterai lithium yang lebih ringan dan tahan lama serta desain modern membuat e-bike semakin menarik.
Angka kenaikan ini juga dirasakan salah satu produsen lokal PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) yang mencata kenaikan laba sebesar 40% per 30 Juni 2025 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yang naik dari Rp 4,6 miliar menjadi Rp 6,5 miliar.
Pertumbuhan positif tersebut tak lepas dari kontribusi dari produk sepeda listrik yang dipasarkan, dimana United Bike dan Genio Bike menjadi brand sepeda listrik yang paling mendominasi.
“Varian sepeda listrik yang kami distribusikan sangat beragam, terutama dari United Bike. Selain modelnya yang unik, teknologi terbaru, pilihan warnanya sangat menarik, sehingga sangat diminati dan dicari oleh masyarakat. Terlebih dengan koleksi terbarunya yang menggunakan baterai Lithium,” ungkap Direktur Utama BIKE, Andrew Mulyadi lewat keterangan resminya.
Sebagai informasi BIKE merupakan distributor utama dari United Bike, merek sepeda dan sepeda listrik Indonesia yang dikenal dengan varian produknya yang inovatif dan beragam.
Hingga saat ini, varian sepeda listrik berbasis baterai lithium dari United Bike sejumlah 8 tipe telah beredar di pasaran diantaranya Salvador CR, Rugen DX, Rugen N1, Milano V1, Espana TG, Espana E1, Espana V1 dan Espana V1 edisi Barbie.
“Kami akan tetap mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja yang baik ini dengan terus mengembangkan berbagai strategi pemasaran dan distribusi, sehingga dapat terus terciptanya bisnis yang solid dan berkelanjutan,” tambah Andrew.
Andrew menjelaskan bahwa saat ini fokusnya adalah memperluas jaringan pemasaran produk dari United Bike dan lainnya. Salah satunya adalah bekerjasama dengan para dealer. Saat ini, tengah menjalin kolaborasi dengan beberapa perusahaan yang memiliki jaringan penjualan yang cukup luas, dimana salah satunya telah mengoperasikan lebih dari 100 outlet yang tersebar di wilayah Indonesia.
“Tengah kami persiapkan bentuk kolaborasinya. Doakan saja semoga semua berjalan dengan baik dan bisa disegerakan peluncurannya,” ungkapnya.
Dengan tren elektrifikasi kendaraan yang terus berkembang, sepeda listrik diprediksi akan semakin populer di Indonesia. Potensi pasarnya sangat besar, mengingat jumlah pengguna sepeda di tanah air cukup tinggi dan banyak masyarakat mencari alternatif transportasi hemat serta ramah lingkungan.
Peningkatan penjualan sepeda listrik bukan hanya fenomena sesaat, tetapi sudah menjadi bagian dari transformasi gaya hidup masyarakat modern menuju transportasi berkelanjutan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
