Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 01.06 WIB

Mengenal Teknologi Radar dan Sensor di Balik Adaptive Cruise Control

Ilustrasi Adaptive Cruise Control (ACC) (Dok. iStockphoto)

JawaPos.com - Di balik kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan Adaptive Cruise Control (ACC), terdapat teknologi canggih yang bekerja secara otomatis untuk mendeteksi kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan. Dua komponen utama yang membuat sistem ini bekerja efektif adalah sensor radar dan kamera atau laser.

Radar merupakan teknologi gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk mendeteksi objek di sekitar kendaraan. Dalam sistem ACC, radar biasanya dipasang di bagian depan mobil, baik di grille maupun bumper. Radar ini bertugas memindai jarak dan kecepatan kendaraan di depan secara terus-menerus.
 
Selain radar, ACC juga sering dilengkapi kamera optik atau sensor lidar (light detection and ranging). Kamera ini mampu mengenali objek, marka jalan, bahkan pejalan kaki dengan bantuan perangkat lunak pemrosesan citra. Kombinasi radar dan kamera menciptakan sistem yang responsif dan akurat.
 
 
Ketika pengemudi mengaktifkan ACC dan menetapkan kecepatan tertentu, radar akan mulai memantau kondisi jalan. Jika mobil di depan melambat, sistem akan mengurangi kecepatan mobil secara otomatis dengan menurunkan akselerasi atau bahkan mengerem. Sebaliknya, jika jalan kembali kosong, ACC akan mengembalikan kecepatan ke pengaturan awal.
 
Sensor-sensor ini bekerja dalam waktu nyata (real time), sehingga mampu menanggapi perubahan kondisi lalu lintas hanya dalam hitungan detik. Beberapa sistem bahkan bisa bekerja dalam kondisi hujan atau kabut, meskipun tingkat akurasi bisa sedikit berkurang tergantung pada kualitas radar dan kamera.
 
Teknologi radar modern menggunakan frekuensi tinggi, seperti 77 GHz, yang mampu memberikan resolusi lebih tinggi dan jangkauan deteksi lebih jauh hingga ratusan meter. Ini memungkinkan ACC bereaksi terhadap kendaraan yang berada cukup jauh di depan, memberi waktu sistem untuk merespons secara halus.
 
Sistem ini juga terintegrasi dengan komputer mobil yang memproses data dari sensor. Dengan algoritma pintar, komputer dapat memutuskan apakah harus memperlambat laju, mempertahankan kecepatan, atau mempercepat kembali. Semua ini dilakukan tanpa campur tangan pengemudi, namun tetap bisa diambil alih kapan saja.
 
Penggunaan radar dan sensor di sistem ACC merupakan bagian dari kemajuan teknologi semi-otonom. Ini adalah langkah awal menuju kendaraan yang benar-benar bisa mengemudi sendiri dengan aman dan andal.
 
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore