Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Maret 2025 | 23.37 WIB

Meski Pasar Otomotif Lesu, Ducati Makin Kaya! Bukukan Pendapatan 1 Miliar Euro dalam Industri Sepeda Motor Premium

Peluncuran Panigale V4 Tricolore di Italia. (Dok. Ducati Indonesia)

JawaPos.comDucati mengakhiri tahun 2024 dengan pencapaian finansial luar biasa yang menunjukkan ketangguhannya di industri roda dua. Selama tiga tahun berturut-turut, produsen sepeda motor asal Borgo Panigale ini membukukan pendapatan lebih dari satu miliar Euro.

Hasil operasional Ducati mencapai 91 juta Euro dengan tingkat profitabilitas sebesar 9,1 persen. Angka ini mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam mempertahankan kinerja keuangan yang kuat di tengah persaingan ketat.

CEO Ducati, Claudio Domenicali, mengungkapkan hasil ini semakin menegaskan kekuatan merek Ducati di kancah global.

Ia menekankan sumber daya finansial yang dihasilkan memungkinkan Ducati untuk terus berinvestasi demi mempertahankan eksklusivitas dan keunggulan produknya.

“Tahun 2024 berakhir dengan keseimbangan positif yang, meskipun dalam situasi kompetitif yang menantang, menegaskan soliditas kami dan acuan profitabilitas di pasar roda dua,” ujar Claudio Domenicali, CEO Ducati.

Domenicali juga menambahkan Ducati tetap memegang teguh filosofi bisnisnya, yaitu menjaga nilai dan eksklusivitas setiap unit yang diproduksi.

Fakta inilah yang membuat Ducati tetap menjadi salah satu merek motor premium paling dicintai di dunia.

“Kami menikmati basis keuangan yang solid yang memungkinkan kami untuk terus berinvestasi secara signifikan dalam penelitian dan pengembangan, inovasi, serta kompetisi balap, sambil terus memperkuat keunikan dan prestise lini produk kami serta memastikan standar kualitas dan layanan tinggi khas produk unggulan. Hal ini, dikombinasikan dengan komitmen kami untuk membuat setiap Ducatista merasa menjadi bagian dari keluarga besar, membuat merek ini lebih dicintai daripada sebelumnya saat ini,” imbuh Claudio Domenicali.

Pada tahun 2024, Ducati berhasil mengirimkan 54.495 unit sepeda motor ke seluruh dunia. Meskipun turun dari 58.224 unit pada tahun sebelumnya, angka ini tetap mencerminkan keseimbangan antara eksklusivitas dan kinerja bisnis yang sehat.

Keputusan untuk menekan volume produksi bertujuan menjaga nilai jual sepeda motor Ducati di pasaran. Strategi ini memastikan setiap unit Ducati tetap memiliki daya tarik tersendiri di mata para penggemar setianya.

CFO Ducati, Henning Jens, menegaskan 2024 adalah tahun penuh tantangan akibat kondisi pasar yang sulit. Namun, Ducati memilih untuk tetap fokus pada profitabilitas jangka panjang daripada sekadar meningkatkan volume penjualan.

"Tahun 2024 merupakan tahun yang rumit karena kondisi pasar yang sangat menantang dan dihadapi seluruh bisnis. Dalam konteks ini, kami memilih untuk fokus melindungi profitabilitas secara keseluruhan, memprioritaskan keberlanjutan jangka panjang daripada hanya bertujuan meningkatkan volume penjualan,” ujar Henning Jens.

“Pendekatan ini, dikombinasikan dengan peningkatan efisiensi lebih lanjut, sejalan dengan strategi premium kami dan memungkinkan kami untuk mengakhiri tahun dengan profitabilitas yang mencapai 9,1% rasio laba penjualan dan hasil operasional yang menunjukkan kemampuan kami dalam menciptakan nilai serta menjamin basis keuangan yang solid bahkan dalam keadaan sulit,” imbuh Henning Jens.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore