
Maka Cavalry. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Tak mudah bagi Maka Motors dalam meracik skuter listrik untuk pencinta otomotif di Indonesia. Merek lokal itu membutuhkan waktu hingga tiga tahun sebelum akhirnya bisa menciptakan sekaligus memasarkan motor listrik Maka Cavalry.
“Inilah yang menjadi semangat perjuangan kami di Maka Motors untuk menunjukkan revolusi industri sepeda motor listrik Indonesia yang sudah kami mulai sejak 3 tahun lalu (2022),” kata Founder dan CEO Maka Motors Raditya Wibowo saat peluncuran Maka Cavalry beberapa waktu lalu.
Selama tiga tahun, Maka Motors dibantu talenta-talenta lokal yang memiliki pengalaman global serta kemampuan membangun fasilitas R&D. Para engineer dan designer lokal tersebut pun diberikan kebebasan untuk berinovasi mengembangkan motor 'Paling Enak'.
Raditya Wibowo menceritakan minatnya terhadap sepeda motor sudah ada sejak SMA. Persisnya ketika pertama kali diberi motor oleh orang tua. Hal ini juga yang membuatnya sering jalan-jalan menggunakan motor layaknya remaja SMA pada umumnya.
Kesenangan dengan penggunaan motor itu akhirnya berlanjut sampai dia bekerja. Ditambah penggunaan sepeda motor lebih ampuh untuk mengatasi kemacetan. “Karena males lama, alot, kena macet. Satpam di kantor saya sih udah pada paham kok. Jadi, karena kami sendiri adalah pengendara motor, kami sangat paham mengenai kebutuhan pengendara Indonesia,” ungkap dia.
Atas hal inilah yang kemudian membuat Raditya Wibowo terpanggil untuk membuat sepeda motor yang mampu memenuhi kebutuhan ini. Dipilihnya motor listrik lantaran lebih hemat biaya dan merasa tak perlu repot-repot untuk sering mengisi bensin.
Hanya saja, ia menyayangkan bahwa motor listrik belum sepenuhnya diterima oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, banyak masyarakat yang belum percaya bahwa motor listrik bisa senyaman motor bensin.
“Enak tarikannya, kuat tenaganya, jauh jarak tempuhnya, dan ridingnya bisa sama atau bahkan lebih enak dari sepeda motor bensin,” tukasnya.
Sebagai informasi, MAKA akan diproduksi di fasilitas perakitan mereka di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Jika telah beroperasi maksimal, pabrik tersebut bisa memproduksi hingga 100 ribu unit motor listrik per tahunnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
