Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Januari 2025, 01.16 WIB

Cerita Founder Maka Motors sebelum Lahirnya Cavalry, Riset Tiga Tahun dan Manfaatkan Talenta Lokal

Maka Cavalry. (Nanda Prayoga/JawaPos.com) - Image

Maka Cavalry. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

JawaPos.com - Tak mudah bagi Maka Motors dalam meracik skuter listrik untuk pencinta otomotif di Indonesia. Merek lokal itu membutuhkan waktu hingga tiga tahun sebelum akhirnya bisa menciptakan sekaligus memasarkan motor listrik Maka Cavalry.

“Inilah yang menjadi semangat perjuangan kami di Maka Motors untuk menunjukkan revolusi industri sepeda motor listrik Indonesia yang sudah kami mulai sejak 3 tahun lalu (2022),” kata Founder dan CEO Maka Motors Raditya Wibowo saat peluncuran Maka Cavalry beberapa waktu lalu.

Selama tiga tahun, Maka Motors dibantu talenta-talenta lokal yang memiliki pengalaman global serta kemampuan membangun fasilitas R&D. Para engineer dan designer lokal tersebut pun diberikan kebebasan untuk berinovasi mengembangkan motor 'Paling Enak'.

Raditya Wibowo menceritakan minatnya terhadap sepeda motor sudah ada sejak SMA. Persisnya ketika pertama kali diberi motor oleh orang tua. Hal ini juga yang membuatnya sering jalan-jalan menggunakan motor layaknya remaja SMA pada umumnya.

Kesenangan dengan penggunaan motor itu akhirnya berlanjut sampai dia bekerja. Ditambah penggunaan sepeda motor lebih ampuh untuk mengatasi kemacetan. “Karena males lama, alot, kena macet. Satpam di kantor saya sih udah pada paham kok. Jadi, karena kami sendiri adalah pengendara motor, kami sangat paham mengenai kebutuhan pengendara Indonesia,” ungkap dia.

Atas hal inilah yang kemudian membuat Raditya Wibowo terpanggil untuk membuat sepeda motor yang mampu memenuhi kebutuhan ini. Dipilihnya motor listrik lantaran lebih hemat biaya dan merasa tak perlu repot-repot untuk sering mengisi bensin.

Hanya saja, ia menyayangkan bahwa motor listrik belum sepenuhnya diterima oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, banyak masyarakat yang belum percaya bahwa motor listrik bisa senyaman motor bensin.

“Enak tarikannya, kuat tenaganya, jauh jarak tempuhnya, dan ridingnya bisa sama atau bahkan lebih enak dari sepeda motor bensin,” tukasnya.

Sebagai informasi, MAKA akan diproduksi di fasilitas perakitan mereka di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Jika telah beroperasi maksimal, pabrik tersebut bisa memproduksi hingga 100 ribu unit motor listrik per tahunnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore