Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Agustus 2024 | 17.03 WIB

Binguo EV Jadi Kontributor Utama Penjualan Mobil Listrik Wuling

Wuling Cloud EV sedang melakukan pengisian baterai. - Image

Wuling Cloud EV sedang melakukan pengisian baterai.

JawaPos.com - Binguo EV sebagai salah satu produk mobil listrik andalan Wuling berhasil memberikan kontribusi maksimal pada penjualan brand Tiongkok tersebut di Indonesia.

Bersama dua produk lainnya yakni Air EV dan Cloud EV, jajaran mobil listrik Wuling menjadi penyumbang terbesar penjualan selama periode Januari-Juli 2024.

Public Relations Manager Wuling Motors Brian Gomgom mengatakan penjualan produk kendaraan listrik Wuling mencapai angka 7 ribu unit pada periode tersebut.

“Dari Januari-Juli 2024, Wuling Indonesia sudah mencatat penjualan akumulasi 10 ribu unit, sekitar 7 ribu unit adalah EV ABC stories (Air EV, Binguo EV, dan Cloud EV),” ujar Brian, dalam acara media test drive Binguo EV, di Bogor, belum lama ini.

Brian juga menyampaikan bahwa BinguoEV yang kini memimpin penjualan mobil listrik Wuling di Tanah Air.

“Di antara ketiganya yang menjadi dominan adalah Binguo EV, lalu disusul Cloud EV, dan ketiga Air EV,” urainya.

Lebih detil Brian merinci komposisi penjualan Januari sampai Juli 2024, BinguoEV membukukan penjualan 3.743 unit, Cloud EV 2.097 unit, dan Air EV 1.253 unit.

Untuk mendongkrak penjualan, lanjut Brian, Wuling tidak hanya fokus pada satu model saja, tetapi akan mendorong strategi untuk seluruh lini produknya.

"Strategi akan jalan untuk ke tiga model karena Wuling ABC Stories (Air ev, Binguo EV, dan Cloud EV) itu sedang kami gaungkan terus," tegas Brian.

Brian menyampaikan bahwa preferensi konsumen mobil listrik berpengaruh terhadap performa penjualan model-model kendaraan elektrik Wuling selama semester pertama 2024, membuat Air EV yang sebelumnya mendominasi tergeser oleh Binguo EV.

"Sebenarnya kalau kita lihat terpecah jadinya, ya. Kalau Binguo EV segmennya unik dan beda, fokusnya ke situ. Sementara Air EV itu buat orang yang ingin coba EV entry level," katanya.

Sedangkan target pasar Cloud EV, dia melanjutkan, adalah konsumen yang sudah lebih dewasa ataupun yang sudah memiliki kendaraan lain.

"Kalau Cloud EV itu untuk konsumen yang lebih mature. Bisa jadi dia sudah punya mobil atau mobil listrik, makanya Cloud EV sebagai additional car," pungkasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore