
Ilustrasi memilih ban mobil. (Freepik)
JawaPos.com - Ban mobil bukan menjadi salah satu komponen fast moving yang wajib diganti secara periodik dalam waktu cepat. Namum demikian, ban ini juga memiliki usia pemakaian, wajib diganti apabila sudah waktunya diganti, dan apabila ban sudah tidak layak dipakai misalnya botak atau ada sobek.
Di pasaran sendiri tersedia beragam jenis dan merek ban mobil yang bisa dipilih. Namun seringkali, para pemilik mobil ini hanya berpatokan pada harga dalam menentukan ban mobil yang akan mereka beli.
Memang tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak tepat. Selain harga ,ada pertimbangan lainnya yang perlu diikuti dalam pemilihan ban mobil. Dilansir dari Goodyear, berikut tips memilih selengkapnya.
Harus Sesuai Tipe dan Peruntukan
Tips memilih ban mobil yang pertama adalah dengan menyesuaikan tipe dan peruntukan ban dan mobil Anda. Kalau Anda bukan seorang modifikator atau atlet olah raga otomotif yang gemar uji coba dan bongkar-pasang sparepart mobil, maka paling aman adalah menggunakan ban dengan ukuran dan profil sesuai bawaan pabrikan mobil.
Sebab, setiap kendaraan umumnya memiliki ukuran default tersendiri dari pabrikan. Produsen mobil tentu telah menghitung dengan cermat faktor keselamatan kendaraan berbanding lurus dengan tipe ban yang digunakan, terdiri dari speed rating, jumlah plies, load index, profile dan ukuran rim yang sesuai dengan ruang gerak roda.
Namun demikian, dengan bantuan perhitungan dari teknisi berpengalaman dan terlatih tentu Anda bisa melakukan inch up dari sisi ukuran ban yang digunakan, atau fitur tambahan hasil aplikasi teknologi terkini dari ban itu sendiri. Tapi pastinya Anda tidak akan memilih ban pacul untuk tipe mobil sedan, kan?
Harus Sesuai Kebutuhan
Selain sesuai peruntukan, tips kedua adalah harus sesuai kebutuhan. Misalnya, pahami kode A/T, M/T, H/T. Bukan sembarang huruf tanpa makna, kode tersebut memiliki arti. Misalnya All Terrain atau A/T untuk semua jenis medan jalan (non ekstrim), M/T atau Mud Terrain untuk jalan berbatu, lumpur dan sebagian besar jalan tipe off road.
Sedangkan H/T atau High Terrain merujuk pada highway, bukan high mountain atau pegunungan yang artinya untuk jalan diperkotaan dan jalan raya. Pembedanya adalah pada kembangan atau pola telapak ban yang berhubungan dengan daya cengkeram, kemampuan menapak permukaan dan efek samping pada getar, suara dan harga.
Anda tidak mungkin memberikan mobil sedang istri dengan ban M/T bukan, selain berisik, boros bensin, juga tidak nyaman. Maka, memilih ban juga harus sesuai kebutuhan, jangan ban off-road dipakai untuk kebutuhan jalan raya.
Ikuti Petunjuk Ban Bawaan
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pada setiap kendaraan umumnya tercantum tipe ban apa yang dibutuhkan. Sebagai contoh P 195/55R16 87V yang artinya:
P: Passenger yang artinya ban mobil diperuntukan bagi kendaraan penumpang.
195: Angka ini merujuk pada lebar telapak ban dalam satuan milimeter.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
