
Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Minoru Amano (tengah) berencana fokus mengembangkan pabrik di Indonesia. (Dimas Choirul/JawaPos.com)
JawaPos.com - Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Minoru Amano berencana fokus mengembangkan pabrik di Indonesia. Hal itu diungkap setelah kabar penutupan pabrik Suzuki di Thailand.
"Terkait dengan pabrik di Thailand, kami memutuskan untuk menutup dan fokus di Indonesia, tetapi di sini peran dan tanggung jawab PT SIM menjadi lebih besar lagi. Karena kami berencana untuk memproduksi model yang tidak hanya untuk Indonesia tapi juga ASEAN," ujar Minoru Amano kepada awak media di acara GIIAS 2024, BSD City, Tangerang Selatan, Kamis (18/7) lalu.
Untuk diketahui, sebelum mulai bertugas di Indonesia, Amano menjabat sebagai Presiden Direktur Suzuki Motor Thailand periode 2019-2023.
Dalam keterangan sebelumnya, penutupan pabrik di Thailand dikabarkan merupakan upaya Suzuki untuk memfokuskan sumber daya pada produksi kendaraan listrik dan hibrida di tempat lain. Namun, bukan karena itu saja.
Amano mengungkapkan bahwa permintaan pasar di negeri Gajah Putih tersebut telah mengalami perubahan. Masyarakat Thailand kini lebih menyukai kendaraan berdimensi besar dan multiguna seperti double cabin atau yang bisa memuat banyak penumpang dan barang. Sedangkan Suzuki Thailand lebih banyak memproduksi mobil-mobil dengan dimensi kecil.
Meski begitu, Amano mengakui market mobil Suzuki di Thailand masih tetap ada, namun permintaan pasar terus turun, atau tidak seimbang dengan biaya produksi. "Tapi yang memutuskan menutup pabrik di Thailand bukan saya, karena itu terjadi setelah saya pindah ke Indonesia," ungkap Amano.
Dari beberapa pertimbangan, akhirnya Suzuki lebih memilih memfokuskan pabrik Indonesia dibandingkan Thailand. Apalagi, kata Amano pabrik Indonesia sejarahnya sudah cukup panjang.
Pihaknya berencana menambah produk Completely Knock Down (CKD) di Indonesia. Namun, hingga kini belum ada bocoran mengenai model-modelnya.
"Ketika itu diputuskan untuk produksi dalam negeri, kami juga akan berorientasi buat pasar ekspor. Kami memang harus (menambah produksi model CKD). Jadi tanggung jawab kami memang jadi lebih besar. Modelnya belum bisa dipastikan," pungkasnya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
