Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juli 2024 | 14.30 WIB

Strategi Presiden Direktur Suzuki Terkait Fokus Kembangkan Pabrik di Indonesia

Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Minoru Amano (tengah) berencana fokus mengembangkan pabrik di Indonesia. (Dimas Choirul/JawaPos.com) - Image

Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Minoru Amano (tengah) berencana fokus mengembangkan pabrik di Indonesia. (Dimas Choirul/JawaPos.com)

JawaPos.com - Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Minoru Amano berencana fokus mengembangkan pabrik di Indonesia. Hal itu diungkap setelah kabar penutupan pabrik Suzuki di Thailand.

"Terkait dengan pabrik di Thailand, kami memutuskan untuk menutup dan fokus di Indonesia, tetapi di sini peran dan tanggung jawab PT SIM menjadi lebih besar lagi. Karena kami berencana untuk memproduksi model yang tidak hanya untuk Indonesia tapi juga ASEAN," ujar Minoru Amano kepada awak media di acara GIIAS 2024, BSD City, Tangerang Selatan, Kamis (18/7) lalu.

Untuk diketahui, sebelum mulai bertugas di Indonesia, Amano menjabat sebagai Presiden Direktur Suzuki Motor Thailand periode 2019-2023.

Dalam keterangan sebelumnya, penutupan pabrik di Thailand dikabarkan merupakan upaya Suzuki untuk memfokuskan sumber daya pada produksi kendaraan listrik dan hibrida di tempat lain. Namun, bukan karena itu saja.

Amano mengungkapkan bahwa permintaan pasar di negeri Gajah Putih tersebut telah mengalami perubahan. Masyarakat Thailand kini lebih menyukai kendaraan berdimensi besar dan multiguna seperti double cabin atau yang bisa memuat banyak penumpang dan barang. Sedangkan Suzuki Thailand lebih banyak memproduksi mobil-mobil dengan dimensi kecil.

Meski begitu, Amano mengakui market mobil Suzuki di Thailand masih tetap ada, namun permintaan pasar terus turun, atau tidak seimbang dengan biaya produksi. "Tapi yang memutuskan menutup pabrik di Thailand bukan saya, karena itu terjadi setelah saya pindah ke Indonesia," ungkap Amano.

Dari beberapa pertimbangan, akhirnya Suzuki lebih memilih memfokuskan pabrik Indonesia dibandingkan Thailand. Apalagi, kata Amano pabrik Indonesia sejarahnya sudah cukup panjang.

Pihaknya berencana menambah produk Completely Knock Down (CKD) di Indonesia. Namun, hingga kini belum ada bocoran mengenai model-modelnya.

"Ketika itu diputuskan untuk produksi dalam negeri, kami juga akan berorientasi buat pasar ekspor. Kami memang harus (menambah produksi model CKD). Jadi tanggung jawab kami memang jadi lebih besar. Modelnya belum bisa dipastikan," pungkasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore