JawaPos.com - Yang namanya barang dipakai, pasti ada saja minusnya seiring waktu dan pemakaian. Di sepeda motor juga gitu, karena dipakai sehari-hari, kehujanan, kepanasan, kehujanan lagi, lama-lama akan muncul karat, terutama pada area pembuangan atau knalpot yang sering berhadapan dengan suhu tinggi.
Biasanya karat akan muncul pada motor yang sering digunakan dan muncul biasanya setelah dua tahunan. Karat pada knalpot ini tidak boleh dianggap sepele karena bisa menimbulkan kebocoran sehingga pendinginan mesin tidak bekerja sempurna.
Fungsi utama dari knalpot atau exhaust seperti namanya adalah untuk saluran gas buang motor dari ruang pembakaran. Setiap kendaraan bermotor memiliki komponen knalpot yang harus dijaga kualitasnya.
Baik itu knalpot mobil atau motor tidak bisa lepas dari munculnya karat akibat pemakaian. Untuk mencegah karat sebenarnya ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Untuk menghilangkannya juga gampang banget.
Beberapa cara menghilangkan karat pada knalpot ini pun bisa Anda dilakukan ketika menemukan beberapa spot karat. Bahannya juga ada di sekitar kita dan bisa ditemui dengan mudah.
Soda Kue/ Baking Soda
Cara menghilangkan karat pada knalpot yang pertama ini sangat mudah dilakukan karena Anda hanya perlu mencari bahannya di rumah. Soda kue atau baking soda bisa digunakan untuk menghilangkan karat secara efektif.
Langkah penggunaannya bisa dicampurkan dengan perasan air jeruk nipis sedikit sampai membentuk pasta. Anda tinggal mengoleskannya saja pada permukaan karat di knalpot.
Tunggu beberapa saat agar bahan bekerja untuk mengangkat karat. Setelah itu bersihkan menggunakan kain kering. Jika masih ada noda karat, Anda bisa mengulangi aplikasinya kembali
Minuman Bersoda
Masih dengan bahan yang mudah digunakan. Anda dapat memanfaatkan minuman bersoda yang dijual di pasaran. Minuman bersoda mengandung karbon dioksida yang mampu merontokan karat di leher knalpot.
Meskipun bentuknya cair namun tidak akan membuat karat semakin banyak. Cara menggunakannya adalah dengan langsung menuangkannya ke area berkarat. Tunggu agar minuman bereaksi selama 15 menit.
Baru setelah itu bersihkan dengan air dan lihat apakah karat sudah hilang. Jika belum, tuangkan minuman bersoda kembali dan tunggu sebentar kemudian gunakan sikat gigi dan sikat karat sampai hilang.
Tuangkan air kembali dan bersihkan dengan kain kering. Lap sampai permukaan knalpot tidak basah.
Pasta Gigi
Anda ternyata juga bisa memanfaatkan pasta gigi yang berfungsi untuk memutihkan gigi ini. Kamu bisa menghilangkan karat secara langsung, termasuk pada benda stainless steel lainnya.
Bentuknya yang pasta membuatnya lebih mudah digunakan dibandingkan minuman bersoda. Cara menghilangkan karat pada knalpot menggunakan pasta gigi adalah dengan mengoleskan langsung ke area berkarat.
Kemudian tunggu 10 menit dan gunakan sikat gigi untuk mengangkat karat. Kemudian lap permukaannya hingga bersih. Karat tidak akan bersisa jika Anda langsung menggunakannya saat jumlahnya masih sedikit.
Pembersih Porselen
Anda yang berada di rumah pasti memiliki bahan pembersih keramik atau porselen. Bahan kimia ini tidak hanya bisa membersihkan porselen tetapi juga menghilangkan karat di knalpot.
Cairan pembersih ini juga sangat mudah ditemukan di toko kelontong terdekat. Cara menggunakannya pun sangat mudah. Pertama tuang cairan ini ke permukaan knalpot berkarat.
Anda juga bisa mengoleskannya dengan kuas atau kain. Biarkan cairan pembersih ini bekerja selama beberapa menit. Tanpa harus disikat lap menggunakan kain atau siram terlebih dahulu dengan air.
Pakai Bensin
Kendaraan Anda menggunakan bahan bakar dengan RON tinggi seperti RON 98?. Bahan bakar ini juga bisa digunakan untuk merontokan karat di knalpot kendaraan. Anda tinggal mengambilnya dari tangki bensin.
Proses penggunaannya sendiri sangat mudah, usai mengambil bensin Anda bisa mengoleskannya pada karat di knalpot. Setelah itu diamkan beberapa menit maka karat akan mulai rontok sendiri.
Khusus karat yang cukup banyak dan membandel Anda bisa menyikat knalpot. Gunakan sikat kawat yang berukuran kecil dan gosok sampai karat hilang. (*)