![Mencuci mobil sendiri jangan gunakan sabun cuci piring. [Ilustrasi] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2023/08/07/Mencuci-Mobil-1752609854.jpg)
Mencuci mobil sendiri jangan gunakan sabun cuci piring. [Ilustrasi]
JawaPos.com - Mobil usai digunakan untuk liburan mudik sudah pasti perlu perawatan ekstra agar mobil tetap terlihat kinclong.
Ini menjadi pekerjaan ekstra, apalagi selama perjalan kondisi cuaca hujan maka bodi mobil sering terkena "cipratan" air bercampur pasir atau tanah.
Belum lagi mobil yang dikendarai akan melewati genangan basah, dan kotoran akan menempel pada bodi mobil.
Bila Anda akan mencuci sendiri harus tahu langkah yang benar untuk mengeringkan mobil setelah di cuci. Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan agar mobil tetap kinclong dan tidak kusam.
Hal wajib yang harus dilakukan bila selesai mencuci mobil untuk mengeringkan harus di lap, ini menghindari mobil dari serangan jamur.
Pengeringan biasanya dilakukan dengan cara mengusap bodi dengan lap kanebo atau aplikator lainnya. Perlu diperhatikan saat mengusap bodi mobil dengan kanebo mulailah dari bagian atas hingga merata kebawah.
Jangan lupa sebelum melakukan lap bodi pastikan kain atau kanebo yang digunakan bebas dari butiran pasir atau debu.
Karena bila lap yang digunakan tidak bersih alias ada butiran debu akan meyebabkan baret. Pengusapan dengan lap seluruh bagian bodi mobil di lap untuk melunturkan sisa air yang masih menempel.
Pada saat melakukan lap bodi mobil jangan ditekan terlalu kuat, pakailah perasaan. Ini sama halnya dengan kulit manusia, mengelap bodi mobil juga perlu pakai perasaan.
Eddy Halim salah satu distributor Nano Ceramic di Jakarta memberikan beberapa tips ringan cara mengelap bodi mobil. Menurutnya jangan asal karena hal ini bisa menggores cat.
“Untuk menghindari hal yang tak diinginan kalau mengelap jangan ditekan. Kebanyakan kita tidak menyadari kalau lap yang kita gunakan tidak bersih benar, jadi jangan ditekan. Sama seperti manusia selesai mandi pasti dilap pakai handuk, kalau tertalu ditekan pasti kulit terasa perih. Kalau kita seperti itu bisa teriak, sayangnya mobil nggak bisa teriak kalau lapisannya baret,” ucap Eddy.
Eddy menambahkan agar pengelapan bisa maksimal perlu menggunakan aplikator khusus dan juga tidak bisa dengan tekanan. Edy menganjurkan agar mengelap menggunakan kedua tangan untuk memaksimalkan pengeringan.
Yang dimaksud dengan dua tangan dalam hal ini saat kita memegang lap, bergantian untuk memaksimalkan pengeringan.
Jangan menganjurkan mengelap menggunakan kain bekas kaos, karena bahan kaos ini berbeda daya serapnya dibanding aplikator untuk pengeringan.
Jangan melihat murahnya menggunakan kain bekas, tapi lihat efek yang dihasilkan pada cat bodi mobil Anda.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
