Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 September 2022 | 23.19 WIB

Bawa Bocah Jalan-jalan Naik Motor, Ingat-ingat Tips Ini

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Mayoritas masyarakat Indonesia memilih sepeda motor sebagai alternatif berkendara karena dinilai lebih praktis serta efisien dalam segi waktu dan bahan bakar, khususnya dalam menghadapi rutinitas harian di jalanan yang kembali padat. Apalagi saat ini semua kegiatan kembali normal, termasuk waktu sekolah tatap muka, di mana pengendara cenderung memilih sepeda motor untuk berkendara mengantar anak.

Khusus untuk poin terakhir, yakni berkendara bersama anak, ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Nggak bisa sembarangan, membawa buah hati terlebih yang masih kecil berkendara sepeda motor perlu memperhatikan beberapa hal.

Yamaha melalui instruktur Yamaha Riding Academy (YRA), M. Arief memberikan beberapa tips untuk mendukung keselamatan dan kualitas berkendara baik bagi pengendara sepeda motor maupun para penumpang.

Salah satunya dalam menghadapi rutinitas harian yang sederhana, seperti berkendara bersama anak dengan sepeda motor. Berikut beberapa tips yang wajib diperhatikan oleh para pengendara:

 

Perlengkapan Berkendara

Baik pengendara maupun anak wajib menggunakan perlengkapan berkendara untuk mendukung keselamatan dalam berkendara, seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu.

 

Pilih Motor yang Praktis

Kedua, gunakan sepeda motor yang pas, tidak terlalu besar untuk digunakan bersama anak. Saat mengantar jemput anak sekolah seringkali membawa banyak barang bawaan, seperti tas dan botol minum.

Manfaatkan ruang penyimpanan yang disediakan seperti rak penyimpanan di bagian depan, gantungan ganda (double hook), dan bagasi. Semakin baik jika motor memiliki pijakan kaki untuk anak dan ingatkan anak untuk tidak memainkan kakinya saat berkendara agar tidak tersenggol benda atau kendaraan lain.

 

Posisi Duduk Anak

Selanjutnya, perhatikan posisi duduk anak. Sebaiknya membonceng anak di bagian belakang, pastikan tangan anak sudah bisa memegang kuat pengendara. Hal ini penting agar tidak mengganggu keseimbangan saat berkendara. Bisa juga ditambahkan sabuk pembonceng sehingga keseimbangan dan posisi anak dapat lebih terjaga.

 

Kontrol Akselerasi & Pengereman

Pengendara perlu mengontrol akselerasi seperti bukaan gas yang lebih halus serta pengereman saat mengurangi kecepatan. Kemudian pengendara perlu menghindari kecepatan tinggi, disarankan berkendara menggunakan kecepatan rendah ke menengah untuk menjaga kondisi motor tetap stabil dan anak tetap nyaman.

 

Atur Waktu & Rute

Terakhir, yang juga perlu diperhatikan adalah mengatur waktu dan rute yang ditempuh saat berkendara juga diperlukan karena anak memiliki ketahanan fisik yang berbeda dibandingkan orang dewasa.

Seperti berangkat lebih pagi untuk menghindari kemacetan sehingga dapat sampai lebih cepat. Pilih rute jalan yang tidak dilalui kendaraan besar dan hindari jalanan rusak.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore