
Photo
JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan pemetaan sejumlah titik dimana lalu lintas diprediksi akan mengalami perlambatan dan kemacetan selama masa mudik Lebaran 2022. Dikutip dari keterangan resminya, sejumlah area yang diprediksi akan mengalami perlambatan atau kemacetan yakni di pintu masuk tol, rest area, pom bensin, dan tempat-tempat lainnya.
Sejumlah titik yang diprediksi akan terjadi kepadatan yaitu Jalur tol Tangerang-Merak Km 26, Jalur Tol arah Cikampek Km 48-60, KM 31-37, Km 70-72, dan untuk arus balik di Km 54. Hal tersebut tentunya bikin pemudik lelah. Khususnya mereka yang menggunakan kendaraan pribadi.
Bambang Supriyadi, Technical Service Division Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membagikan sejumlah tips yang bisa dilakukan pemudik. "Prediksinya tahun ini akan padat (pemudik). Hal ini karena selain pemerintah telah membolehkan mudik, waktu cuti bersamanya juga panjang dan berbarengan. Jadi, siap-siap saja," ujar Bambang kepada JawaPos.com di Jakarta, Senin (25/4).
Yang perlu disiapkan ada tiga, pertama orang atau pengendara itu sendiri. Untuk pengendara dan penumpang, sebelum mudik dipastikan telah sepakat mengenai rute-rute yang ingin dipilih atau dilalui. Pertimbangkan rute yang paling efisien dan paling jarang dipilih untuk menghindari kemacetan.
"Untuk pengendara, pilih yang sesuai dengan kondisi mereka (rutenya dan kemampuan membawa kendaraannya).
Tentukan, biasa jalan siang atau malam hari. Kalau saat siang dalam kondisi puasa tidak memungkinkan, ya jalan malam saja, lebih baik buat kondisi mereka kan lebih aman," lanjut Bambang.
Kemudian yang kedua adalah schedule atau jadwal mudik. Selain rute mana yang telah disepakati untuk dilalui, jadwal juga penting. Buat jadwal yang pasti, ingin berangkat kapan, jam berapa, dan tahu konsekuensinya.
"Seperti sudah diprediksi pemerintah, besar kemungkinan ada penumpukan di musim mudik kali ini. Akan padat. Hindari waktu peak-nya (puncaknya). Sangat unpredictable. Maka dari itu siapkan jadwal mau berangkat kapan dan jam berapa," terangnya.
Seperti juga sudah kami beritakan sebelumnya, aspek terakhir yang perlu disiapkan adalah kendaraan. Ini penting. Kendaraan yang prima memastikan pemudik dapat sampai ke tujuan dengan aman dan nyaman.
"Intinya kalau merasa lelah, istirahat. Jangan dipaksakan. Kasih kesempatan tubuh dan kendaraan untuk berhenti sejenak. Mudik santai, aman, dan nyaman sampai tujuan," tutup Bambang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
