
Tampilan mobil listrik pertama Xiaomi yang mulai diperkenalkan.
JawaPos.com - Xiaomi bersiap untuk segera meluncurkan mobil listrik pintar pertamanya di pasar. Namun menjelang peluncurannya, sebuah laporan baru mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai produksi mobil Xiaomi dan tantangan yang dihadapi perusahaan saat mendekati produksi massal.
Menurut laporan baru, raksasa teknologi Tiongkok itu telah mencapai tahap kelima verifikasi lini produksi dari pabriknya di Yizhuang, Tiongkok minggu lalu. Perusahaan berencana memproduksi 300 unit EV bulan ini, dua kali lipat dari target di bulan November.
Sementara itu, tahap produksi massal diperkirakan akan dimulai pada kuartal pertama tahun depan. Untuk kendaraan listrik pertamanya, perusahaan juga mengutamakan stabilitas dibandingkan kecepatan.
Dilansir dari Gizmochina, Xiaomi rupanya menurunkan produksi produk tertentu dari portofolio Xiaomi Home untuk memberi ruang bagi mobil baru tersebut. Pada tahap ini, target produksi yang lebih tinggi bukanlah tujuannya.
Sebaliknya, perusahaan masih dalam tahap debugging dan verifikasi lini produksi. Laporan tersebut menambahkan bahwa ada berbagai masalah dalam produksi massal. Masalah tersebut antara lain masalah pada mobil.
Meskipun demikian, beberapa di antaranya telah diatasi melalui pembaruan OTA atau Over The Air secara jarak jauh. Karyawan penelitian dan pengembangan di kantor pusat juga menghadapi masalah dalam proses manufaktur, sementara perakitan akhir juga mengalami penutupan jalur dan keterlambatan pengiriman suku cadang.
Berdasarkan apa yang beredar selama ini, mobil listrik pertama Xiaomi kemungkinan besar akan dirilis tahun depan. Harganya juga bisa mulai dari CNY 150 ribu atau berkisar Rp 330 jutaan. Awal tahun ini, mobil listrik Xiaomi mendatang bahkan terlihat sedang diuji di salju.
Khususnya, pendiri perusahaan Lei Jun juga terlihat selama tes ini. Kemudian, berlanjut sampai hari ini, bocoran demi bocoran terkait mobil listrik Xiaomi juga terus bermunculan. Hal tersebut seolah menjadi jawaban bagi Xiaomi bahwa mereka serius mengikuti tren elektrifikasi kendaraan yang sedang berlangsung oleh para pabrikan otomotif dunia.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
