Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 November 2023 | 15.45 WIB

Gunakan Strategi Produksi Lokal, Volkswagen Siap Tantang Dominasi Kendaraan Listrik Tiongkok

Volkswagen siap tantang dominasi kendaraan listrik Tiongkok dengan strategi produksi lokal. - Image

Volkswagen siap tantang dominasi kendaraan listrik Tiongkok dengan strategi produksi lokal.

JawaPos.com - Volkswagen mengambil langkah berani di pasar Tiongkok dengan memperkenalkan platform inovatif untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang hemat biaya. Inisiatif ini menandai langkah signifikan dalam strategi perusahaan untuk memperkuat kehadirannya di Tiongkok, negara yang terkenal dengan sektor kendaraan listriknya yang berkembang sangat pesat.

Inti dari rencana ini adalah pengembangan platform entry-level baru, yang dirancang khusus untuk pasar Tiongkok. Dijuluki Platform Utama, proyek ini bertujuan untuk mengurangi biaya produksi, yang merupakan faktor penting di pasar Tiongkok yang sensitif terhadap harga.

Dilansir dari InsideEVs, dengan meningkatkan penggunaan komponen yang bersumber secara lokal, Volkswagen bermaksud menawarkan pilihan kendaraan listrik yang lebih terjangkau kepada konsumen. Cara tersebut diyakini bisa mendongkrak kinerja Volkswagen untuk bersaing dengan dominasi EV Tiongkok.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Ralf Brandstaetter, CEO Volkswagen Tiongkok, saat peresmian pusat pengembangan dan pengadaan kendaraan listrik baru, Volkswagen Group Tiongkok Technology Company (VCTC) di Hefei. Perkembangan ini merupakan bagian dari investasi besar sebesar USD 1,1 miliar di VCTC, yang diharapkan dapat menciptakan lebih dari 2.000 lapangan kerja.

Platform baru ini akan berasal dari Modular Electric Drive Toolkit (MEB) dan diharapkan siap pada tahun 2026, sekitar sepertiga lebih awal dari perkiraan awal berkat VCTC.
Ralf Brandstaetter menjelaskan, pasar kendaraan listrik China sangat “sensitif terhadap harga” sehingga memerlukan optimalisasi biaya.

Ingatlah bahwa merek Volkswagen tidak lagi menjadi merek terlaris di Tiongkok (BYD melampaui VW pada akhir tahun 2022), sebagian besar disebabkan oleh penurunan penjualan mobil berbahan bakar bensin (EV hanyalah sebagian kecil dari volume merek dan tumbuh lebih lambat dari perkiraan).

Keputusan Volkswagen untuk fokus pada kendaraan listrik terjangkau terjadi pada saat yang kritis. Merek tersebut baru-baru ini dikalahkan di Tiongkok oleh pabrikan dalam negeri BYD, terutama karena menurunnya penjualan kendaraan berbahan bakar bensin.

Sebagai tanggapan, Volkswagen telah menurunkan harga model ID.3 di Tiongkok, yang menyebabkan peningkatan penjualan yang signifikan. Platform baru ini, yang berasal dari Modular Electric Drive Toolkit (MEB) yang sudah ada, diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2026.

Percepatan jadwal ini merupakan bukti komitmen Volkswagen untuk beradaptasi dengan cepat terhadap permintaan pasar.
Selain itu, Volkswagen berencana meluncurkan empat model berdasarkan platform baru ini, bekerja sama dengan usaha patungan yang sudah ada dengan SAIC dan FAW.

Selain itu, perusahaan telah bermitra dengan XPeng untuk mengembangkan dua model listrik lagi, sehingga semakin memperluas portofolio kendaraan listriknya. Langkah strategis ini tidak hanya terbatas pada Tiongkok.

Sementara secara global, Volkswagen berencana memperkenalkan sepuluh mobil listrik baru pada tahun 2026. Ini juga diklaim menunjukkan dedikasi Volkswagen terhadap elektrifikasi dan mobilitas berkelanjutan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore