Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 September 2023 | 03.49 WIB

Yamaha Buka Rahasia Kenapa Rangka Buatannya Tak Mudah Keropos

Rangka Yamaha yang mempunyai sistem drainase. [Foto: Dony] - Image

Rangka Yamaha yang mempunyai sistem drainase. [Foto: Dony]

JawaPos.com - Isu rangka eSAF (enhance Smart Architecture Frame) sasis plat baja pada Honda Genio, BeAT terbaru, Scoopy, dan Vario 160 besutan PT Astra Honda Motor (AHM) ramai diperbincangkan.

Bahkan diberitakan JawaPos.com sebelumnya Kementerian Perhubungan atau Kemenhub akan melakukan pemanggilan terhadap AHM selaku pemegang merek dengan logo sayap mengepak tersebut.

Di tengah terpaan isu tersebut, rival merek Jepang lainnya yaitu Yamaha melalui PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), memberikan penjelasan terkait cara pembuatan sasis tubular yang selama ini dipakai dibeberapa lineupnya produksi pabrik di Pulogadung, Jakarta Timur.

Dyonisius Beti selaku Presiden Direktur dan CEO YIMM, mengungkapkan sebelum melakukan produksi masal pihaknya terlebih dahulu mempelajari kondisi cuaca di Indonesia. Ini akan menentukan bahan baku yang digunakan, sekaligus bagaimana desain rangka motor, ini akan menentukan kulitas rangka dalam pemakaian.

"Masalah rangka semua itu terkait cuaca yang ada. Kita ketahui Indonesia punya kelembapan tinggi. Karat itu bukan hanya di motor [rangka], bahan dan desain juga menentukan. Desain rangka kami ada yang namanya drainase yaitu lubang di beberapa titik sasis untuk pengeluaran air. Ini untuk memudahkan air keluar dan tak ada pengendapan," ujar Beti saat ditemui di Pabrik Yamaha Pulogadung, Jakarta, Kamis [31/8].

Beti juga menambahkan bahwa Yamaha terkait bahan baku yang digunakan secara umum juga sangat berpengaruh. Dirinya mengklaim rangka dibuat lebih tebal dua kali lipat dibandingkan industri lainnya.

"Kami tidak bicara merek lain, tapi ketebalan sangat berpengaruh dalam kemampuan menahan karat, besi yang lebih tebal itu akan lebih kuat dari pada yang tipis dan itu hal pertama. Kedua adalah drenase sistem yang ada di rangka juga harus tepat. Lalu berikutnya adalah proteksi rangka [kualitas Welding maupun coatting]," ujarnya.

Menurutnya banyak proteksi terkait rangka agar menghasilkan kualitas yang bagus yang dikaitkan dengan kondisi cuaca di Indonesia. Menurut Beti, Yamaha melakukan pengecatan rangka dengan sistem celup yang bisa melindungi bagian luar dan dalam.

"Ketebalan cat kami saya kira cukup tebal yaitu mencapai 22 mikron. Kita ambil contoh dari produk kami yang sudah 2O TAHUN YAITU Mio yang hingga saat ini tanpa ada masalah. Itu menunjukkan kualitas kita baik," pungkasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore