
Motor Listrik Yamaha E01 (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Astra Honda Motor telah resmi menjual produk listriknya yaitu EM1 e dengan banderol Rp40 juta. Sementara rival lamanya yaitu Yamaha masih belum memberikan kabar, kapan produk yang digadang yaitu E01 akan meluncur.
Padahal Yamaha mempunyai amunisi dua motor listrik yang sudah ada di Indonesia, yaitu Yamaha E01 yang pertama kali hadir pada April 2022 dan yang kedua adalah Yamaha Neo’s diperkenalkan Maret 2023.
Menurut PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sebagai produsen hanya membawa motor listrik E01 ke Indonesia sebanyak 20 unit. Dimana unit tersebut untuk kebutuhan riset yang bisa dicoba masyarakat.
Seperti diberitakan sebelumnya, program peminjaman E01 tanpa biaya yang sudah dimulai pada awal November tahun lalu. Hingga saat ada empat daerah yang masyarakatnya bisa mencicipi Yamaha E01 yaitu Jakarta, Bandung, Medan, dan Bali.
Tidak seperti Yamaha E01, untuk Neo’s hanya sebatas dipamerkan namun saat pameran beberapa waktu lalu ada kesempatan mencoba. Pertanyaannya kenapa Yamaha belum menjual motor listriknya seperti yang sudah dilakukan Honda?
Terkait hal ini Dyonisius Beti, selaku Presiden Direktur dan CEO PT YIMM memberikan informasi bahwa sebenarnya Yamaha E01 masih berupa konsep dan belum final. Akan tetapi Neo’s memang sudah diluncurkan di negara lain dan sudah dijual sejak tahun lalu.
“Kami melihat, tidak susah kalau bawa ke Indonesia (langsung dijual) seperti merek lain. Hanya saja, riset kita agak berbeda. Kita harus benar-benar mengakomodir apa yang diinginkan konsumen,” kata Beti di BSD, Tangerang beberapa waktu lalu (16/8).
Menurutnya dari hasil riset yang dilakukan Yamaha kepada masyarakat Indonesia berharap motor listrik yang dijual nantinya punya spesifikasi tinggi, tapi harganya tetap sama dengan motor konvensional yang ada saat ini.
“Konsumen itu berharap kalau motor listrik yang diinginkan setara seperti motor saat ini 125cc, baik itu jarak tempuh, dan harganya sama. Tapi ekpetasi itu belum bisa dicapai dengan motor listrik yang ada saat ini, jadi ada indeks rasio,” kata Beti.
Ini yang menjadi alasan kenapa Yamaha tak mau buru-buru memasarkan motor listrik. Ini karena belum menemukan ramuan yang tepat. Maka proses studi, masih terus dilakukan terutama E01 yang dapat respon baik.
“Kami masih terus melanjutkan riset bagaimana caranya bisa memenuhi kebutuhan customer Indonesia. Kami kalau meluncurkan satu produk terbaru Yamaha Motor Corporation ingin memberikan produk terbaik kualitasnya, dan diterima customer,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
