Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Mei 2020 | 15.32 WIB

Mobil Bermesin Disel Bisa Masuk Angin, Ini Penyebab dan Solusinya

Mesin disel - Image

Mesin disel

JawaPos.com - Bagi Anda yang mempunyai mobil diesel, pastinya tidak asing lagi dengan istilah masuk angin. Ya, kondisi ini biasanya terjadi karena ada angin yang masuk saat bahan bakar diesel di tanki mobil kosong atau tinggal sedikit. Hal ini mengakibatkan angin tersedot oleh pompa injeksi.

Mengetahui ciri atau tanda mobil diesel Anda alami "masuk angin" yaitu mobil yang cenderung sulit dihidupkan. Kalaupun mesinnya bisa hidup, biasanya RPM akan berkurang dan tenaganya pun terasa loyo. Hal ini disebabkan karena volume bahan bakar yang diinjeksikan ke ruang bakar tidak sesuai dengan kebutuhan mesin.

Bila ini terjadi akan menyebabkan tekanan injeksi bahan bakar melemah. Ini jangn terlalu lama untuk dibiarkan, karena tekanan injeksi ke ruang bakar harus tinggi agar bahan bakar bisa terbakar sempurna.

Angin bisa tersedot pompa injeksi dikarenakan Anda terlalu lama membiarkan tangki bahan bakar dalam kondisi kosong. Selain itu, mobil diesel pun bisa masuk angin disebabkan karena proses penggantian komponen pada sistem bahan bakar yang tidak sesuai ketentuan.

Aturannya, ketika Anda akan melakukan pergantian komponen, wajib hukumnya untuk melepas beberapa part, seperti slang, nozzle atau injektor dan filter bahan bakar. Pasalnya, pada saat komponen ini dibuka, udara biasanya akan menyelinap masuk.

Penyebab lainnya, masuk angin pada mobil diesel bisa disebabkan karena Anda membuang air pada penampungan air atau water sedimeter. Padahal, komponen ini harus selalu terisi air dengan penuh, dan segera diisi kembali saat airnya sudah mulai habis.

Untuk mengatasi masalah ini, pastikan dulu solar dalam tangki sudah penuh, atau minimalnya terisi setengah penuh, lalu pastikan slang saluran bahan bakar tidak mengalami kebocoran.

Setelah kedua hal diatas dipastikan aman, kendorkan baut nepel angin-angin pada tabung sedimenter, dan pompa terus sampai solarnya keluar bersama angin (solar terlihat berbuih). Lakukan terus proses ini hingga solar yang keluar tidak berbuih lagi. Terakhir, kencangkan kembali nepel angin-angin.

Bila semua proses diatas sudah dilakukan, silahkan dihidupkan mesin kembali. Kalau masalah ini masih belum teratasi, segera bawa mobil ke bengkel Suzuki terdekat untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore