
RAIH TARGET: Gunawan Salim (kanan) memberi edukasi tentang produk Astra Financial di ICE BSD City, Tangerang, kemarin (21/7). Dalam GIIAS 2019, Astra Financial menargetkan sedikitnya bisa meraih pengajuan kredit Rp 1 triliun. (Raka Denny/Jawa Pos)
JawaPos.com - Lesunya penjualan otomotif pada semester pertama tahun ini turut memukul perusahaan pembiayaan (leasing) dan asuransi kendaraan bermotor di bawah Astra Financial. Karena itu, Astra Financial pun menyiapkan berbagai strategi dan diversifikasi usaha untuk mendongkrak kinerja pada semester kedua.
"Kinerja perusahaan pembiayaan dan asuransi di bawah Astra Financial masih baik meski tahun ini penuh tantangan. Kita bersama-sama industri otomotif berusaha mengatasi lesunya daya beli masyarakat," ujar Project Director GIIAS 2019 Astra Financial yang juga Chief Marketing Officer Retail Business Asuransi Astra Gunawan Salim di sela pameran GIIAS 2019.
Gunawan mengungkapkan, perusahaan yang hanya bergantung pada sektor otomotif sudah pasti akan melemah dalam hal kinerja. Tetapi, hal itu bisa diatasi jika mampu membuat program-program yang menarik untuk mendorong daya beli masyarakat.
"Untuk perusahaan pembiayaan bisa dengan memberikan bunga nol persen atau uang muka rendah," tuturnya.
Photo
Saat ini terdapat enam lembaga jasa keuangan (LJK) di bawah Astra Financial. Yakni, Bank Permata, Astra Credit Company (ACC), FIF Group, Toyota Astra Finance (TAF), Asuransi Astra, dan Astra Life. Menurut Gunawan, perusahaan asuransi kendaraan bermotor juga mengalami tekanan pada tahun ini.
"Asuransi di bawah Astra juga, tetapi untungnya kita memiliki diversifikasi usaha," ujarnya.
Gunawan mengakui pendapatan asuransi kendaraan bermotor mengalami penurunan, tetapi tertolong kenaikan di sektor yang lain. "Saat otomotif turun, ternyata kontribusi dari segmen komersial seperti asuransi properti dan alat berat, juga asuransi kesehatan, sedang naik. Makanya, semester satu ini bisa tertutupi dari kenaikan dua segmen itu," tambahnya.
Khusus asuransi di bawah Astra, lanjut dia, sekitar 50 persen pendapatan diperoleh dari kendaraan bermotor, 30 persen dari segmen komersial, dan 20 persen dari kesehatan.
"Maka dari itu, kita cukup bersyukur kinerja Astra Financial masih baik meski kondisi pasar otomotif sedang lesu seperti sekarang," pungkasnya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
9 Soto Legendaris di Bandung, Kuliner Murah Isian Melimpah tapi Rasa Juara
