
Photo
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 memang memaksa siswa dan perangkat sekolah melakukan pembelajaran dari jauh secara online. Selain sekolah, platform belajar daring kini semakin dilirik. Banyak orang tua dan siswa pada akhirnya menjatuhkan pilihan pada solusi ini di luar kewajiban sekolah formal.
Dengan tren tersebut, platform E-Learning dikatakan mengalami pertumbuhan pengguna yang signifikan dan semakin diterima masyarakat. Seperti diungkapkan Kelas Pintas. Sebab, tidak sekadar menyediakan solusi pembelajaran efektif dengan literasi lengkap sesuai kurikulum, tapi juga menyediakan fitur untuk memaksimalkan peran masing-masing stake holder di ekosistem pendidikan.
Seperti fitur student analytic berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. Dengan menggunakan data dalam jumlah besar (Big Data), fitur tersebut diklaim sebagai bagian dari upaya memberikan pendidikan terbaik kepada para peserta didik.
"Disini, kami tidak sedang bicara sistem pendidikan 10-15 tahun mendatang. Kami bicara tentang hari ini, dimana sekolah, guru, orang tua, dan para murid, sudah dan sedang menggunakan platform pendidikan masa depan dari Kelas Pintar untuk kegiatan belajar mengajar di masa sekarang ini," ujar Fernando Uffie, Founder Kelas Pintar belum lama ini di jumpa pers virtual Kelas Pintar.
Pertumbuhan signifikan platform belajar daring juga diamini oleh Euis Siti Halimah, kepala sekolah Sekolah SMP Negeri 1 Bekasi. Menurutnya, kesulitan yang dihadapi dunia pendidikan dimasa pandemi Covid-19, bisa menjadi momen bagi dunia pendidikan untuk bertransformasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
"Oleh karena itu, penting bagi para penyedia solusi pendidikan berbasis teknologi untuk melihat ekosistem pendidikan tanah air secara lebih menyeluruh," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Andi Murgeim, Kepala Sekolah SMK Gema Karya Bahana. Menurutnya, sebuah platform pembelajaran online harusnya bisa mengakomodasi kebutuhan sekolah ataupun institusi pendidikan formal dalam menjalankan fungsinya. Baik dimasa Covid-19 ataupun ke depannya.
"Menggunakan platform Kelas Pintar, para guru di sekolah kami bisa menjalankan perannya dan melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Sementara bagi para siswa, selain menggunakan platform Kelas Pintar di jam sekolah, mereka juga bisa menggunakan platform yang sama untuk belajar di luar jam sekolah," sebutnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=jPi0A_eb-60

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
