Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Januari 2023 | 23.15 WIB

SDM Sudah Ideal Usai Rightsizing, IOH Pastikan Tak Ada PHK Tahun ini

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Pekerjaan rumah Indosat pascamerger dengan Tri tampaknya masih belum rampung. Integrasi jaringan belum 100 persen beres. Jal ini mesti dilakukan untuk memastikan kualitas jaringan keduanya mumpuni setelah resmi berganti nama menjadi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).

Selain itu yang juga mengganjal bagi para pekerja mereka sendiri adalah isu kelanjutan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal di tubuh IOH. Dalam perjalanannya pacamerger, IOH memang diketahui telah melakukan PHK karyawan.

Pengurangan karyawan yang oleh IOH disebut sebagai rightsizing ini terjadi beberapa bulan lalu. Namun saat ini, usai melakukan rightsizing, jumlah pekerja di IOH diklaim sudah ideal dan dijanjikan tidak akan ada PHK lagi.

Hal ini disampaikan oleh Director & Chief Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison M. Danny Buldansyah di sela-sela jumpa pers di Jakarta, Rabu (4/1). Dirinya mengatakan bahwa rightsizing atau PHK di tubuh IOH tidak akan terjadi lagi pada 2023.

"Saya rasa tidak ada inisiatif rightsizing seperti tahun lalu," kata Danny kepada wartawan.

Kendati PHK massal terjadi setelah Indosat dan Tri merger, Danny menjelaskan bahwa terjadinya rightsizing bukan dampak dari merger kedua operator seluler (opsel) ini. Menurutnya, rightsizing itu adalah inisiatif yang sekiranya diperlukan harus dilakukan.

Pun sebaliknya, apabila rightsizing memang tidak diperlukan, maka perusahaan pun tak bakal melakukan PHK tersebut. "Rightsizing itu kan ada dua, dari sisi jumlah, tapi juga kita tahu IOH itu akan berkembang di tahun ini. Jadi, lebih ke arah rightsizing, right people at the right place. Jadi, kami selalu mencari orang yang tepat di organisasi ini," paparnya.

Director & Chief of Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Irsyad Sahroni di kesempatan tersebut juga menerangkan bahwa proses itu mengidentifikasi ukuran paling pas dengan struktur posisi masing-masing seperti apa.

"Merger perusahaan bukan untuk optimalisasi pegawai, tapi memaksimalkan yang ada. Janji kami mereka tumbuh sejalan dengan tumbuhnya bisnis Indosat," jelasnya.

Seperti juga sudah diberitakan sebelumnya, sekitar 300 karyawan IOH terdampak PHK tahun lalu. Saat itu, Irsyad menjelaskan perusahaan telah melakukan komunikasi secara langsung dan transparan dengan semua karyawan. Baik yang terkena PHK atau yang lanjut, dikatakan semuanya menerima dengan baik.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore