Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 November 2020 | 20.47 WIB

Twitter Buka Kembali Program Verifikasi Akun Tahun Depan

Ilustrasi: Media sosial Twitter. (Vecosys). - Image

Ilustrasi: Media sosial Twitter. (Vecosys).

JawaPos.com - Tiga tahun lalu, Twitter menghentikan sementara program verifikasi publik untuk mendapatkan akun centang biru atau 'verified'. Namun, Twitter kembali membuka program centang biru tersebut tahun depan.

Tapi, Twitter mengumumkan rencana untuk mengubah syarat agar seseorang dapat centang biru. Bahkan, Twitter meminta verifikasi dan meminta saran kepada publik mengenai rancangan kebijakan centang biru yang baru. Hal ini menjadi bagian penting dari proses pengembangan kebijakan di Twitter untuk memastikan, bahwa aturan yang ada mencerminkan suara orang-orang yang menggunakan Twitter.


Kebijakan ini dikatakan akan menjadi dasar untuk perbaikan di masa mendatang. Tentunya dengan mendefinisikan apa yang dimaksud dengan verifikasi, siapa yang berhak diverifikasi, dan kenapa beberapa akun dapat kehilangan verifikasinya, untuk memastikan proses tersebut berjalan dengan adil.

Twitter memulai proses ini dengan memperjelas beberapa jenis Notable Accounts yang layak untuk mendapatkan verifikasi. Menurut rancangan kebijakan yang baru, tanda terverifikasi dengan centang biru pada Twitter memudahkan orang mengenali bahwa sebuah akun yang diminati publik tersebut adalah akun asli. Untuk mendapatkan lencana biru, akun Anda harus dikenali dan aktif.

Melalui keterangan resminya kepada JawaPos.com, pihak Twitter membeberkan terdapat setidaknya enam jenis akun yang sudah diidentifikasi untuk dapat diverifikasi. Akun-akun tersebut antara lain adalah akun pemerintahan, akun perusahaan, merek dagang, dan organisasi, akun berita, akun dunia hiburan, olahraga, aktivis, penyelenggara, dan individu berpengaruh lainnya.

Twitter juga menambahkan kriteria untuk mencabut verifikasi secara otomatis, jika akun tersebut tidak aktif atau memiliki profil tidak lengkap. Hal ini juga akan berlaku terhadap akun-akun terverifikasi yang melanggar Peraturan Twitter berulang kali.

"Twitter menyadari, bahwa ada beberapa akun Twitter yang seharusnya tidak diverifikasi. Kami akan memulai proses ini dengan mencabut verifikasi bagi akun yang sudah tidak aktif atau memiliki profil yang tidak lengkap dan berencana untuk memperluas kebijakan ini selama 2021," ungkap pihak Twitter.

Rancangan kebijakan ini disebut adalah langkah awal, dan Twitter akan memperluas kategori serta kriteria program verifikasi secara signifikan tahun depan. Sebagai tambahan juga, periode pemberian saran oleh publik dimulai tanggal 24 November 2020 hingga 8 Desember 2020. Selama periode tersebut, Twitter akan meninjau saran publik tentang rancangan kebijakan ini dan melatih tim agar lebih siap dengan pendekatan baru ini. Kebijakan baru yang sudah final akan diumumkan pada 17 Desember 2020.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=us48j5BEzQ4

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore