
Ilustrasi teknologi AI. (Pinterest)
JawaPos.com - Indonesia dinilai tidak perlu bersaing menjadi negara dengan pengembang model kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) paling maju di dunia untuk bisa mengambil peran dalam industri teknologi global.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan, peluang Indonesia justru terbuka melalui kemampuan mengoptimalkan teknologi AI.
Yaitu dengan memperbaiki pelayanan pemerintah, mendorong produktivitas ekonomi, serta memenuhi kebutuhan masyarakat.
Nezar menjelaskan, pengembangan model AI tercanggih masih dikuasai Amerika Serikat dan Tiongkok.
Kedua negara tersebut memiliki dukungan modal, tenaga ahli, cip, serta pasokan energi dalam skala besar yang dibutuhkan untuk mengembangkan teknologi tersebut.
Melihat kondisi itu, Indonesia perlu menyusun pendekatan yang sesuai dengan kemampuan dan potensi nasional, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi AI yang sudah tersedia.
"Indonesia tidak akan membangun model AI paling canggih di dunia, tidak dalam dekade ini, dan kemungkinan besar tidak juga pada dekade berikutnya," ujarnya dalam acara Pelatihan AI Value Chain: Indonesia's Strategy in the AI Supply Chain as a Middle Power yang diikuti secara daring dari Jakarta Pusat, dikutip Senin (2/11).
Meski tidak menjadi pemimpin dalam pengembangan model AI tercanggih, Nezar menilai Indonesia tetap berpeluang mengambil posisi penting dalam persaingan teknologi dunia.
Caranya dengan memperluas penerapan AI sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai industri tersebut.
"Kita perlu untuk memanfaatkan model-model terbaik di dunia untuk mentransformasi pemerintahan, perekonomian, dan kehidupan masyarakat kita lebih cepat daripada negara lain" katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022