
PYC Talks Vol. 3: Purnomo Yusgiantoro Center menggelar diskusi hasil studi pengolahan dan manufaktur baterai di Indonesia. (PYC)
JawaPos.com - Pengembangan industri baterai nasional dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan meski Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.
Di tengah percepatan transisi energi dan pertumbuhan kendaraan listrik, arah kebijakan hilirisasi dinilai perlu disesuaikan dengan dinamika teknologi serta kebutuhan pasar global.
“Indonesia memiliki posisi strategis dalam rantai pasok baterai global melalui cadangan nikel yang mencapai lebih dari 40 persen cadangan dunia. Namun, perkembangan tersebut belum sepenuhnya selaras dengan tujuan pengembangan industri baterai berbasis nikel,” ujar Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Filda C. Yusgiantoro
Hal itu dia sampaikan dalam PYC Talks Vol. 3 bertema Diseminasi Studi: Analisis Pengolahan dan Manufaktur Baterai di Indonesia di Jakarta Selatan, Selasa (21/7).
Filda mengatakan proses penambangan hingga manufaktur baterai juga perlu dikelola secara bertanggung jawab agar mampu mendukung stabilitas sistem energi, dekarbonisasi industri, dan pengembangan kendaraan listrik secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Subkoordinator Perencanaan Produksi Mineral, dan Batubara Kementeria. ESDM Juanda Volo Sinaga menyampaikan pemerintah terus mendorong hilirisasi mineral dan pengembangan industri kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan dan insentif.
"Langkah tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem baterai dan kendaraan listrik nasional dengan memanfaatkan keunggulan sumber daya mineral yang dimiliki Indonesia," urainya.
Pada sesi pemaparan hasil studi, PYC bersama Climateworks Centre (CWC) mengulas posisi Indonesia dalam rantai pasok baterai global dari sisi dinamika pasar, koherensi kebijakan, dan aspek keberlanjutan.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
