Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Juli 2026 | 23.18 WIB

Terobosan LG dan KAIST, Teknologi Baterai Baru Diklaim Bisa Diisi 12 Menit untuk Tempuh 800 Km

Ilustrasi: Pengecasan baterai mobil listrik. (RianAlfianto/JawaPos.com).

JawaPos.com - Technology (KAIST) bersama LG Energy Solution mengumumkan keberhasilan mengembangkan teknologi baterai lithium-metal yang diklaim mampu terisi penuh hanya dalam 12 menit dengan potensi jarak tempuh hingga 800 kilometer.

Inovasi baterai kendaraan listrik terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan waktu pengisian daya yang lebih singkat. Kali ini, tim peneliti dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) bersama LG Energy Solution mengklaim berhasil menemukan solusi atas salah satu tantangan terbesar pada baterai lithium-metal.

Berdasarkan laporan JoongAng Daily dan The Korea Economic Daily, para peneliti berhasil mengatasi masalah ketidakseragaman antarmuka pada permukaan logam lithium saat proses pengisian daya. Temuan tersebut diyakini mampu meningkatkan performa sekaligus mempercepat proses pengisian baterai.

Atasi Masalah Dendrit pada Baterai Lithium-Metal

Selama ini, salah satu kendala utama baterai lithium-metal adalah munculnya dendrit, yakni kristal lithium yang terbentuk di permukaan anoda ketika baterai diisi ulang.

Pertumbuhan dendrit dapat mempercepat degradasi baterai, mengurangi stabilitas kinerja, memperpendek usia pakai, hingga meningkatkan risiko korsleting internal, terutama saat proses pengisian cepat (fast charging).

Profesor Teknik Kimia dan Biomolekuler KAIST, Hee Tak Kim, menjelaskan bahwa tim peneliti berhasil mengembangkan formulasi elektrolit cair baru yang mampu menekan pembentukan dendrit tersebut.

Menurutnya, elektrolit tersebut menggunakan struktur anion dengan afinitas ikatan yang lebih lemah terhadap ion lithium (Li+). Pendekatan ini membuat distribusi ion lithium di permukaan anoda menjadi lebih merata sehingga pertumbuhan dendrit dapat diminimalkan.

Cas 12 Menit, Mobil Listrik Berpotensi Tempuh 800 Kilometer

Berkat teknologi baru tersebut, baterai lithium-metal yang dikembangkan diklaim mampu menerima pengisian daya dalam waktu sekitar 12 menit dengan potensi mendukung kendaraan listrik menempuh jarak hingga 800 kilometer dalam sekali pengisian penuh.

Apabila berhasil dikomersialkan, teknologi ini berpotensi mengatasi salah satu kekhawatiran terbesar pengguna mobil listrik, yakni lamanya waktu pengisian daya dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Masih Tahap Pengembangan

Meski menunjukkan hasil yang menjanjikan, teknologi baterai tersebut masih berada dalam tahap penelitian dan penyempurnaan.

Tim peneliti masih terus melakukan pengujian untuk memastikan aspek keamanan, stabilitas jangka panjang, serta kesiapan produksi massal. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai jadwal komersialisasi maupun penerapan teknologi tersebut pada kendaraan listrik produksi massal.

Jika seluruh tahapan pengembangan berjalan sesuai rencana, inovasi dari KAIST dan LG Energy Solution ini berpotensi menjadi salah satu lompatan penting dalam evolusi baterai kendaraan listrik, terutama dalam menghadirkan pengisian daya super cepat tanpa mengorbankan keamanan dan daya tahan baterai.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore