
Ilustrasi: Pasar mobil bekas. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Di tengah situasi ekonomi yang membuat masyarakat semakin berhati-hati dalam mengelola keuangan, cara masyarakat Indonesia menentukan pembelian barang bernilai tinggi ikut berubah.
Saat ini, keputusan membeli kendaraan lebih banyak dipengaruhi pertimbangan efisiensi dan kebutuhan jangka panjang dibanding sekadar memenuhi keinginan.
Beragam indikator ekonomi memperlihatkan biaya hidup masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pada sejumlah kelompok pengeluaran seperti kebutuhan pangan, pendidikan, hingga keperluan rumah tangga masih memberikan tekanan terhadap daya beli masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, kebutuhan akan sarana transportasi pribadi tetap tinggi untuk menunjang pekerjaan, usaha, maupun aktivitas keluarga.
“Kondisi tersebut menciptakan dilema baru bagi banyak keluarga. Di satu sisi kendaraan pribadi masih menjadi kebutuhan penting, terutama di kota-kota dengan mobilitas tinggi. Namun di sisi lain, membeli mobil baru seringkali membutuhkan komitmen finansial yang tidak kecil, mulai dari uang muka, cicilan, hingga depresiasi kendaraan yang cukup besar pada tahun-tahun awal kepemilikan,” ujar Ardy Alam, CEO Garasi.id.
Jika sebelumnya mobil baru menjadi target utama ketika kondisi finansial membaik, kini semakin banyak orang memilih opsi yang lebih ekonomis, yakni mobil bekas.
Tren tersebut tercermin dari perkembangan pasar kendaraan bekas di Tanah Air.
Sementara penjualan mobil baru mengalami pelemahan, permintaan mobil bekas justru menunjukkan peningkatan.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat penjualan wholesales mobil baru sepanjang 2025 turun 7,2 persen menjadi 803.687 unit dibandingkan tahun sebelumnya.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
