Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 April 2026 | 21.41 WIB

Hino: Kecelakaan Truk dan Bus Tidak Bisa Dilihat Secara Sederhana Semua Pihak Terkait Harus Terlibat

Kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/12/2025). (Nur Chamim/Jawa Pos) - Image

Kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/12/2025). (Nur Chamim/Jawa Pos)

JawaPos.com - Banyak persoalan keselamatan transportasi sebenarnya dimulai sebelum kendaraan turun ke jalan. Mulai dari proses rekrutmen pengemudi, pola pelatihan, jadwal kerja, inspeksi kendaraan, hingga kedisiplinan perawatan unit, semuanya berpengaruh langsung terhadap risiko kecelakaan.

Artinya, keselamatan transportasi bukan hanya soal apa yang terjadi saat kendaraan melaju, tetapi juga bagaimana kendaraan dan pengemudinya dipersiapkan dari awal.

Operator Bus Juga Akui Perawatan dan SDM Jadi Kunci

Pelaku usaha transportasi. Direktur Pengembangan Bisnis dan Organisasi PO Primajasa, Bayu Permana, mengatakan pihak operator harus memastikan bahwa proses rekrutmen pengemudi dilakukan secara selektif dan pelatihan dijalankan secara rutin.

Selain itu, perusahaan transportasi juga perlu menerapkan sistem manajemen perawatan kendaraan yang disiplin agar unit tetap dalam kondisi laik jalan.

“Kami memastikan rekrutmen driver yang selektif, pelatihan berkala, serta penerapan sistem manajemen perawatan kendaraan yang disiplin,” kata Bayu dalam acara diskusi Membangun Keselamatan Moda Transportasi di GIICOMVEC 2026.

Ia menambahkan, peningkatan standar perawatan kendaraan juga harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari prosedur bengkel, fasilitas, kompetensi mekanik, hingga kehadiran petugas inspeksi kendaraan.

Salah satu benang merah paling kuat dari diskusi ini adalah pentingnya kolaborasi antara ATPM, regulator, dan operator transportasi. Ketiga pihak tersebut dinilai punya peran yang sama pentingnya dalam membangun budaya keselamatan yang lebih kuat di Indonesia.

ATPM bertanggung jawab dari sisi teknologi, pelatihan, dan dukungan teknis kendaraan. Regulator berperan dalam pengawasan dan kebijakan. Sementara operator menjadi ujung tombak dalam implementasi standar keselamatan di lapangan.

Tanpa kerja sama yang solid, upaya memperbaiki keselamatan transportasi akan sulit berjalan optimal.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore