
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Polemik Indonesia Game Rating System (IGRS) kini tak hanya menjadi perbincangan di kalangan para gamer saja, tetapi juga menarik perhatian tokoh publik. Anies Baswedan pun ikut angkat suara, menawarkan perspektif berbeda di tengah kritik terhadap implementasi sistem rating game tersebut.
Dalam pernyataan di akun X pribadinya, Anies menjelaskan kalau ia mengaku pernah terlibat langsung dalam tahap awal pembahasan sistem klasifikasi game saat masih bertugas di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Karena itu, ia memahami betul arah awal dari kebijakan ini.
Menurut Anies, ada dua pendekatan utama dalam melindungi anak dari konten digital. Pertama adalah pendekatan 'sterilisasi', yakni melalui sensor dan pemblokiran konten. Kedua adalah pendekatan 'imunitas', yaitu membekali anak dan keluarga dengan kemampuan memahami serta menyaring konten secara mandiri. Ia menilai pendekatan kedua jauh lebih efektif dan berkelanjutan.
“Pendekatan kekebalan jauh lebih berdampak dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam konteks ini, sistem seperti IGRS seharusnya berfungsi sebagai alat bantu edukasi, bukan instrumen pembatasan.
Anies juga menegaskan bahwa rating game idealnya digunakan oleh orang tua sebagai panduan dalam mendampingi anak.
Bukan sebaliknya, menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan pembatasan atau sensor berlebihan terhadap konten game.
“Rating game seharusnya menjadi alat bantu bagi orang tua… bukan jadi instrumen sensor bagi pemerintah," lanjut Anies.
Pernyataan ini sejalan dengan kekhawatiran sebagian gamer yang menilai IGRS berpotensi mengarah pada kontrol konten, terutama setelah muncul berbagai kasus rating yang tidak sesuai di platform seperti Steam.
Libatkan Komunitas, Bukan Sepihak
Lebih jauh, Anies juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan komunitas game. Ia bahkan menyarankan agar komunitas diberi ruang lebih besar dalam menjalankan sistem seperti IGRS.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
