
Ilustrasi tindak pidana perdangan orang (TPPO). (Istimewa)
JawaPos.com - Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Indonesia masih menjadi ancaman serius yang kian mengkhawatirkan. Menanggapi lonjakan dan fluktuasi kasus yang terjadi di berbagai wilayah, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menegaskan pentingnya langkah konkrit dan sinergi lintas sektor guna menekan angka kejahatan transnasional ini.
LPSK secara khusus mengumpulkan para pejabat pemerintah daerah, Kamis (30/7). Langkah ini diambil untuk memperkuat benteng pertahanan di tingkat daerah sebagai garda terdepan penanganan TPPO.
Ketua LPSK, Achmadi, menekankan bahwa pembahasan mengenai TPPO bersama para pemangku kepentingan di daerah merupakan prioritas mendesak. Menurutnya, perdagangan orang bukan sekadar tindak kejahatan biasa, melainkan kejahatan transnasional terorganisasi yang berdampak luas.
"Ini juga bisa berdampak pada sosial, nasional, global dan mengancam Hak Asasi Manusia (HAM)," ujar Achmadi di Kantor LPSK, Kamis (30/7).
Ia menambahkan, upaya pencegahan kejahatan ini sejalan dengan komitmen Asta Cita nomor satu dan ketujuh, yakni memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM, serta memperkuat reformasi hukum hingga penegakan hukum di Indonesia.
"TPPO merupakan masalah serius yang harus kita sikapi bersama, karena kita harus melindungi harkat dan martabat manusia," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua LPSK, Antonius Prijadi Soesilo Wibowo, membeberkan dinamika permohonan perlindungan yang masuk ke lembaganya dalam beberapa tahun terakhir. Anton mencatat, pada 2024 lalu LPSK menerima sebanyak 576 permohonan perlindungan saksi dan korban TPPO.
Angka tersebut sempat melandai pada tahun 2025 menjadi 554 permohonan. Namun, tren masuknya laporan diproyeksikan masih akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
"2026 sampai bulan Mei itu 139 permohonan kepada kami, ini baru pertengahan bulan Mei kemungkinan datanya bisa terus bertambah," terang Anton.
Ia menegaskan, grafik permohonan perlindungan di LPSK bersifat fluktuatif dan berpotensi naik setiap bulannya. Oleh karena itu, LPSK memastikan pintunya selalu terbuka lebar untuk memberikan perlindungan penuh bagi para korban.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
