Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Maret 2025 | 15.13 WIB

Signal Juara Privasi: Mengapa Aplikasi Signal Lebih Aman dari WhatsApp?

Ilustrasi aplikasi perpesanan. (Istimewa) - Image

Ilustrasi aplikasi perpesanan. (Istimewa)

JawaPos.com–Di era digital saat ini, privasi menjadi salah satu aspek yang semakin diperhatikan pengguna internet. Salah satu aplikasi perpesanan yang sering dibandingkan dalam hal keamanan adalah Signal dan WhatsApp.

Kedua aplikasi ini menawarkan fitur komunikasi yang mirip. Namun dari segi keamanan dan privasi, Signal sering dianggap lebih unggul.

Mengapa demikian? Mari kita telusuri lebih dalam.

  1. Enkripsi End-to-End yang Lebih Transparan

Baik Signal maupun WhatsApp menggunakan sistem enkripsi end-to-end. Artinya, pesan hanya bisa dibaca pengirim dan penerima, bukan oleh pihak lain. Tapi bedanya, Signal menggunakan sistem enkripsi open-source yang bisa diperiksa siapa saja. Jadi, keamanannya lebih transparan.

Sementara itu, WhatsApp dimiliki Meta (perusahaan induk Facebook) yang terkenal sering mengumpulkan data pengguna. Meskipun pesannya terenkripsi, tetap ada kemungkinan Meta mengumpulkan data lain dari pengguna.

  1. Tidak Mengumpulkan Meta Data Pengguna

Salah satu keunggulan utama Signal adalah kebijakan privasinya yang ketat. Signal hanya menyimpan informasi yang sangat minimal, seperti nomor telepon, tanpa melacak interaksi pengguna.

Sebaliknya, WhatsApp mengumpulkan berbagai meta data, seperti:

  • Informasi tentang siapa yang sering Anda hubungi
  • Waktu dan durasi percakapan
  • Lokasi pengguna (jika diizinkan)
  • Informasi perangkat yang digunakan

Data ini dapat digunakan untuk kepentingan bisnis Meta, yang sering kali melibatkan iklan berbasis perilaku pengguna.

  1. Tidak Ada Iklan dan Monetisasi Data

Signal adalah aplikasi nonprofit yang didanai donasi. Artinya, mereka tidak mencari keuntungan dari data penggunanya. Sementara itu, WhatsApp sudah mengubah kebijakan privasinya sejak bergabung dengan Meta, sehingga ada kemungkinan data pengguna digunakan untuk kepentingan bisnis perusahaan.

  1. Fitur Keamanan yang Lebih Lengkap

Signal menawarkan berbagai fitur tambahan yang meningkatkan keamanan pengguna, termasuk:

  • Pesan yang dapat menghilang otomatis
  • Proteksi terhadap screenshot dalam percakapan
  • PIN keamanan untuk menghindari akses tidak sah
  • Verifikasi kontak untuk mencegah serangan man-in-the-middle

WhatsApp juga memiliki beberapa fitur ini, tetapi sering kali diterapkan lebih lambat dan kurang transparan dibandingkan dengan Signal.

  1. Sumber Terbuka dan Transparansi

Signal adalah proyek open-source, artinya kode sumbernya dapat diperiksa siapa saja. Ini membuatnya lebih dipercaya komunitas keamanan siber karena setiap celah keamanan bisa diidentifikasi dan diperbaiki publik.

Sebaliknya, WhatsApp menggunakan kode tertutup, sehingga pengguna tidak dapat memastikan dengan pasti bagaimana data mereka diproses di balik layar.

Jadi, jika privasi adalah prioritas utama Anda, Signal adalah pilihan yang lebih aman dibandingkan dengan WhatsApp. Dengan kebijakan tanpa pengumpulan metadata, sumber terbuka, serta fitur keamanan yang lebih canggih, Signal memberikan perlindungan lebih baik terhadap privasi penggunanya.

WhatsApp tetap menjadi pilihan yang populer karena kenyamanannya, tetapi bagi mereka yang mengutamakan keamanan dan ingin memastikan bahwa data mereka tidak digunakan untuk kepentingan bisnis pihak ketiga, Signal adalah alternatif yang lebih baik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore