JawaPos.com - Mobil listrik kolaborasi Audi-SAIC, Audi E, akan memasuki pasar Tiongkok pada musim panas 2025. Mobil ini tampaknya tak akan memiliki logo empat cincin klasik khas Audi.
Seperti dilansir dari Car News China, Audi memang mengalami penerimaan yang rendah terhadap kendaraan listrik di pasar Tiongkok. Tren ini semakin terlihat ketika salah satu toko Audi memasang reklame besar bertuliskan “Audi juga memiliki kendaraan listrik bertenaga baterai” pada 2022.
Oleh karena itu, Audi membuat keputusan berani dengan meluncurkan merek baru tanpa empat cincin klasik bersama dengan SAIC. Namun, merek ini tetap mempertahankan nama khas Audi yang ditulis sebagai “AUDI”.
Kendaraan merek ini dikembangkan secara eksklusif untuk pasar Tiongkok. Model pertama merek baru ini dirilis pada November sebagai mobil konsep Audi E. Varian praproduksinya pun terlihat di Tiongkok selama uji jalan.
Tampak mobil ini dibalut dengan kamuflase tebal. Namun, kendaraan ini mudah dibedakan dari desain bagian depan dan bentuk bodi secara keseluruhan.
Gaya eksteriornya tetap sejalan dengan varian konsep yang diperkenalkan pada bulan lalu. Bagian depan Audi E mengadopsi saluran masuk udara di bemper depan dan lampu depan tipis. Bemper depan pun memiliki saluran masuk udara di kedua sisinya.
Tak hanya itu, Audi E memiliki pilar A miring dan sensor LiDAR di atap. Kendaraan berbintik ini bahkan menggunakan kamera, bukan kaca spion samping konvensional.
Terlihat dari samping, mobil ini memiliki pelek delapan jari-jari, gagang pintu tersembunyi, dan garis atap ramping. Mobil ini adalah mobil wagon atau shooting brake.
Tampak pula spoiler atap sporty, bemper belakang dengan diffuser yang mencolok, dan unit lampu belakang yang tipis. Fitur lain dari mobil ini adalah panoramic sunroof.
Teruntuk dimensinya, mobil ini memiliki panjang 4.870 mm, lebar 1.990 mm, tinggi 1.460 mm, dan jarak sumbu roda 2.950 mm.
Pada bagian dalam, mobil ini memiliki layar besar dari pilar ke pilar. Fitur lainnya termasuk roda kemudi berbentuk D ganda dengan tiga jari-jari, pencahayaan ambient, dan terdapat banyak trim kayu. Mobil ini juga memiliki langit-langit berlapis suede.
Teruntuk dapur pacu, Audi E mengadopsi penggerak 4WD motor ganda untuk 570 kW (764 hp), yang ditenagai oleh baterai NMC terner 100 kWh. Model ini memiliki platform tegangan tinggi 800V dan menawarkan jangkauan CLTC hingga 700 km.
Waktu akselerasi nol hingga seratus adalah 3,6 detik. Selain itu, mobil ini dilengkapi kemudi roda depan progresif, kemudi semua roda, dan suspensi udara.
Saat itu, Audi E pun terlihat di samping mobil uji IM Motors yang didukung SAIC. Hal ini menandakan bahwa tim IM Motors ikut terlibat dalam proses pengembangan Audi EV pertama yang tanpa cincin ini.