
Ilustrasi kayu manis dan teh kayu manis. (Pexels)
JawaPos.com – Kayu manis lebih umum dikenal sebagai bumbu dapur, bumbu masak, perisa, dan minuman. Kayu manis yang dijadikan bumbu ini adalah kulit bagian dalam pohon Cinnamomum yang telah dikeringkan.
Saat ini, kayu manis dapat dengan mudah ditemukan di pasar tradisional hingga supermarket. Baik dalam bentuk bubuk maupun utuh.
Dilansir dari Healthline, kayu manis sudah menjadi bumbu yang digunakan sebagai obat sejak jaman dahulu. Bahkan juga pernah dijadikan mata uang.
Kayu manis kaya akan antioksidan dan beberapa kandungan lainnya yang sangat baik untuk kesehatan.
Dalam beberapa penelitian, kayu manis diketahui dapat membantu mengurangi efek diabetes, hingga mencegah penyakit jantung dan mengurangi peradangan. Berikut enam manfaat kayu manis yang baik untuk kesehatan.
Antioksidan ada untuk melindungi tubuh kita dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Sebuah penelitian menemukan suplemen kayu manis dapat meningkatkan antioksidan secara signifikan pada darah selagi mengurangi jumlah peradangan.
Antioksidan pada kayu manis bahkan sangat kuat hingga dapat digunakan sebagai pengawet makanan alami. Dilansir dari BBC Good Food, antioksidan ini berasal dari polyphenol pada tanaman Cinnamomum.
Tubuh kita mengalami reaksi peradangan sebagai respon terhadap infeksi dan perbaikan lapisan tubuh kita. Akan tetapi, peradangan yang terjadi dapat menjadi sebuah masalah apabila terjadi terlalu sering, atau menjadi penyakit kronis.
Dilansir dari Health, kayu manis memiliki konsentrasi kumarin, asam sinamat, eugenol, dan sinamaldehida yang tinggi. Kandungan-kandungan ini memiliki khasiat antiradang, antioksidan, dan antidiabetes.
Dalam sebuah penelitian kecil yang melibatkan 36 perempuan penderita rheumatoid arthritis, ditemukan penurunan tingkat peradangan setelah mengkonsumsi 2 gram suplemen kayu manis setiap hari selama 8 minggu. Mereka juga mengalami pengurangan pembengkakan dan nyeri pada sendi.
Kayu manis telah diteliti sebagai obat untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Suplemen kayu manis dapat memperbaiki tekanan dan sirkulasi darah, serta mengurangi kolesterol.
Penelitian menemukan sinamaldehida memiliki khasiat vasorelaksan, yang dapat menenangkan pembuluh darah. Hal ini dapat memperbaiki tekanan dan sirkulasi darah. Sinamaldehida juga menghalangi produksi kalsium yang dapat menegangkan pembuluh darah.
Terdapat sebuah penelitian yang melibatkan 40 orang penderita hipertensi. Mereka menjalani pengobatan dengan mengkonsumsi 1.500 mg kayu manis setiap hari selama 3 bulan, dan ditemukan penurunan tekanan darah sistolik.
Dalam sebuah review, mengkonsumsi setidaknya 1,5 gram, atau ¾ sendok teh kayu manis setiap hari dapat menurunkan tingkat kolesterol dan gula darah pada penderita penyakit metabolisme.
Dilansir dari Medical News Today, dalam beberapa penelitian kecil ditemukan kayu manis memiliki efek terhadap glukosa pada darah dan tingkat kolesterol pada penderita diabetes tipe 2.
