Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Juni 2023 | 20.47 WIB

Baterai Diproduksi Lokal, Mobil Listrik Hyundai Bisa Lebih Murah

ilustrasi: Baterai diproduksi lokal, harga mobil listrik Hyundai bisa sedikit lebih murah. (RianAlfianto/JawaPos.com).

 
JawaPos.com - Dengan mengucurkan biaya untuk investasi pembangunan pabrik Hyundai Energy Indonesia (HEI) sebesar USD 60 juta atau setara Rp 900 miliar, Hyundai Motor Group resmi memulai pembangunan pabrik baru di Cikarang, Jawa Barat. Pabrik ini akan fokus memproduksi baterai kendaraan listrik. 
 
Dalam beberapa tahun terakhir, Hyundai memang diketahui getol berinvestasi di Tanah Air. Tercatat, Hyundai memiliki HLI Greenpower yang ada di Karawang, Jawa Barat, kemudian, HEI di Cikarang, serta pabrik pembuatan mobil di dalam negeri.
 
Menyusul investasi pabrik baterai mobil listrik, tentunya banyak pihak berharap hal ini dapat membuat produk mobil khususnya mobil listrik yang nantinya akan dijual Hyundai dapat memiliki harga yang lebih terjangkau. Hal ini mengingat banyaknya komponen yang akhirnya dipasok dari dalam negeri.
 
 
Kemungkinan tersebut juga disampaikan oleh Chang Oug Hong, President Director Hyundai Energy Indonesia. Dalam kesempatan seremoni pembangunan pabrik baterai mobil listrik Hyundai di Cikarang, Jawa Barat, dirinya membuka kemungkinan produk mobil listrik seperti Hyundai Ioniq nantinya dijual lebih murah. 
 
Pasalnya, biaya produksi juga bisa ditekan dengan hadirnya pabrik baterai kendaraan listrik baru milik HEI di Cikarang. Dirinya juga tak memungkiri bahwa saat ini harga mobil listrik Hyundai masih tergolong mahal karena sebagian komponen masih import.
 
 
"Kita ada HLI Greenpower, lalu ada Hyundai Energy Indonesia, dan Hyundal Mobil, itu EV value chain namanya, kalau nggak ada Hyundai Greenpower, bahan bakunya harus impor, nanti (dikenakan) biaya impor dan ekspor (produk dari Korea Selatan), sehingga lebih mahal (harga produk akhirnya)," kata dia usai peresmian di HEI, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (31/5) kemarin.
 
Chang Oug Hong melanjutkan, dengan adanya tiga pabrik milik Hyundai di Indonesia, hal tersebut mampu menekan biaya produksi. Setelah itu, bisa dipastikan harga jual mobil listrik Hyundai juga akan ikut menjadi lebih murah.
 
 
"Tapi produksinya sekarang ada di Karawang, dan produksi battery system assembly (BSA) juga ada di Cikarang. Kita langsung jual ke Hyundai Mobil, pasti nanti didepannya harganya lebih turun," ungkapnya.
 
Seperti sudah diberitakan sebelumnya, dibangun sebagai hasil kolaborasi Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dengan Hyundai Mobis, fasilitas ini akan mendukung Indonesia untuk menjadi hub kendaraan listrik di Asia Tenggara. Sekaligus, pabrik baterai mobil listrik ini merupakan yang pertama untuk kawasan ASEAN.
 
 
Pabrik battery system ini bertujuan memastikan pasokan baterai kendaraan listrik yang stabil untuk mobil listrik bertenaga baterai atau battery electric vehicle (BEV) serta memperkuat rantai pasok dalam kegiatan produksi secara berkelanjutan.
 
Kehadiran fasilitas tersebut sekaligus menegaskan komitmen Hyundai dalam membangun ekosistem mobil listrik di Indonesia. Dengan begitu, Hyundai dapat secara konsisten mendukung industri dan ekosistem mobil listrik Indonesia dalam mengembangkan kapabilitas industri komponen otomotif dalam negeri, khususnya di sektor kendaraan listrik.
 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore