Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Maret 2025 | 00.51 WIB

Bareng Indonesia Bangun Pusat Inovasi AI di Kawasan ASEAN, Tiongkok jadi Negara Paling Gacor Kerja Sama Infrastruktur Digital

kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (www.istockphoto.com) - Image

kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (www.istockphoto.com)

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia dan Tiongkok terus memperkuat kerja sama strategis di bidang teknologi digital. Kerjasama ini dalam bentuk pengembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dan rencana pendirian pusat inovasi AI bersama di kawasan ASEAN.

Hal ini dibahas saat Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Partai Kota Nanning, Provinsi Guangxi, Tiongkok, Nong Shengwen di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Selasa (23/3).

Langkah ini tentu menjadi tonggak penting dalam transformasi digital Indonesia, sekaligus membuka peluang besar untuk pemanfaatan AI di sektor pertanian dan pengembangan kota pintar (smart city).

"Kerja sama di bidang infrastruktur digital antara Indonesia dan Tiongkok menjadi yang terbesar di antara kerja sama dengan negara lainnya. Hal ini telah mendukung konektivitas hingga ke pelosok Indonesia melalui teknologi 4G dan 5G," kata Meutya dalam pertemuan di Kantor Kementerian Komdigi, Selasa (25/3).

Meutya menegaskan minatnya untuk memperluas kerja sama di bidang AI dengan Kota Nanning sebagai inspirasi berkat keberhasilannya menjadi pusat smart city yang berbasis AI.

"Kami dapat belajar dari pengalaman kota Nanning dalam membangun smart city. Selain itu, potensi besar digital startup dan talenta digital di Kota Nanning yang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan ekosistem digital di Indonesia," ungkapnya.

Menurutnya, pengembangan AI di Indonesia juga akan diarahkan untuk mendukung sektor pertanian sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan ketahanan pangan.

"Kami terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai negara, termasuk Tiongkok, dalam mengembangkan teknologi AI. Target kami adalah menciptakan 9 juta talenta digital yang berkapabilitas tinggi di bidang AI pada tahun 2030," tutur Meutya.

Sementara itu, Sekretaris Partai Kota Nanning, Nong Shengwen, menyatakan komitmennya untuk mempererat hubungan kedua negara melalui inovasi teknologi.

"Kami ingin mengundang perusahaan-perusahaan Indonesia untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi AI di Nanning," ujar dia.

Tak hanya itu, Shengwen juga menegaskan kesiapan Nanning untuk memberikan dukungan penuh, termasuk kebijakan dan fasilitas, kepada perusahaan-perusahaan Indonesia yang ingin bekerja sama.

"Kami berharap dapat membangun pusat kerja sama dan inovasi AI antara Tiongkok dan ASEAN di Indonesia, dengan dukungan penuh dari Kementerian Komunikasi dan Digital," tutup Shengwen.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore