Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Mei 2023 | 14.54 WIB

Simak Tips Perawatan Sepeda Motor Usai Dipakai Perjalanan Mudik

Perawatan sepeda motor setelah dipakai mudik. - Image

Perawatan sepeda motor setelah dipakai mudik.

JawaPos.com - Usai dipakai dalam perjalanan mudik dan balik, ada kemungkinan sepeda motor yang dikendarai tidak lagi dalam kondisi prima. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi para pemilik sepeda motor untuk melakukan pengecekan dan perawatan terhadap beberapa komponen guna mengoptimalkan kembali performa kendaraannya.

Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing-Public Relation, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg menerangkan, momen libur Lebaran tahun ini sangat spesial. Kondisi pandemi yang sudah jauh membaik membuat antusiasme masyarakat dalam bermobilitas menjadi sangat tinggi.

"Bagi mereka yang menggunakan sepeda motor selama libur Lebaran dan menempuh perjalanan yang cukup jauh sehingga membuat kendaraan bekerja lebih ekstra, dirasa perlu untuk melakukan pengecekan dan perawatan yang tepat terhadap kendaraanya sebelum kembali memulai rutinitas harian. Karena kondisi sepeda motor yang prima, merupakan salah satu faktor penunjang keselamatan dan kelancaran dalam berkendara,” ungkap Antonius melalui keterangannya.

Berikut adalah tips perawatan dan pengecekan sepeda motor selepas menempuh perjalanan libur Lebaran.

Bersihkan Motor

Langkah pertama yang perlu dilakukan oleh pengendara selepas menempuh pejalanan tentunya adalah membersihkan kendaraan dari kotoran yang menempel seperti debu, tanah, dan juga minyak. Karena kotoran tersebut, berpotensi menghambat kinerja komponen kendaraan atau bahkan membuatnya rusak seperti berkarat.

Cek Oli Mesin dan Transmisi

Salah satu bagian penting dari sepeda motor yang perlu dilakukan pengecekan setelah melakukan perjalanan jarak jauh adalah oli mesin. Baik itu volume, kekentalan, maupun warna dari cairan oli itu sendiri.

Oli mesin yang masih layak pakai biasanya memiliki tekstur cairan yang masih kental dan berwarna bening serta volumenya tidak berkurang sesuai standard yang ditentukan oleh pabrikan. Idealnya penggantian oli dilakukan setiap 3.000 kilometer atau per tiga bulan.

Adapun cara melakukan pengecekan kualitas oli mesin dapat dilakukan secara manual dengan memanfaatkan stik (deep stick) yang menyatu pada tutup oli pada mesin sepeda motor, atau jika pengendara menggunakan sepeda motor Yamaha yang sudah dilengkapi dengan fitur konektivitas, dapat lebih praktis lagi karena pengecekannya bisa dilakukan via aplikasi Y-Connect.

Sementara itu untuk motor berjenis matik, pengendara juga harus melakukan pengecekan tambahan pada oli trasnmisi dan memastikan tidak ada kebocoran di seal karet yang membuat volumenya berkurang. Selama pemakaian wajar dan normal, biasanya pemilik sepeda motor matik disarankan untuk mengganti oli transmisi setiap 10.000 kilometer atau per 10 bulan.

Cek Aki/Battery

Komponen lain yang perlu dilakukan pengecekan adalah aki atau battery untuk memastikan kondisinya tidak lemah atau soak sehingga fungsi kelistrikan sepeda motor bekerja dengan baik, termasuk fungsi starter engine untuk menghidupkan mesin.

Pengecekan aki dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti meraba permukaan body aki dan memastikan tidak menggembung yang mengindikasikan bahwa kondisi aki sudah mulai rusak. Lalu gunakan juga voltmeter untuk memantau voltase aki motor yang pada kondisi normal yang berada dikisaran angka 12,4 volt.

Cek Filter Udara

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore