Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 April 2023 | 04.48 WIB

Mengenal Deretan Fitur Baru yang Membuat WhatsApp Makin Susah Dibobol

Ilustrasi: Fitur-fitur keamanan baru akan semakin memperkuat WhatsApp. - Image

Ilustrasi: Fitur-fitur keamanan baru akan semakin memperkuat WhatsApp.

JawaPos.com - WhatsApp baru saja mengumumkan fitur keamanan baru yang akan sangat bermanfaat bagi para penggunanya. Fitur-fitur baru ini akan memberi pengguna privasi dan keamanan ekstra. Saat ini, perusahaan sedang mengerjakan tiga fitur, yang semuanya berfokus pada keamanan dan privasi.

Fitur-fitur ini termasuk Perlindungan Akun, Verifikasi Perangkat, dan Kode Keamanan Otomatis. Dengan ini, akun pengguna akan bebas dari akses yang tidak sah. pengguna juga akan tetap aman terhadap malware perangkat seluler.

Fitur Keamanan Akun WhatsApp

WhatsApp mengumumkan fitur ini dalam posting blog. Dikatakan bahwa fitur baru tersebut akan meningkatkan keamanan dan privasi akun WhatsApp pengguna. Dalam artikel tersebut, WhatsApp juga menyoroti perlunya mengaktifkan autentikasi dua faktor. Perusahaan juga mendorong semua pengguna untuk mengaktifkan enkripsi end-to-end untuk pencadangan.

Fitur Perlindungan Akun

Fitur perlindungan akun juga membantu melindungi akun pengguna. Ini berfungsi dengan mencegah upaya tidak sah untuk memindahkan obrolan WhatsApp pengguna ke perangkat lain. Tidak dapat disangkal bahwa fitur ini memberi pengguna kontrol ekstra atas WhatsApp pengguna. Ini berfungsi dengan meminta verifikasi dari perangkat lama pengguna sebelum obrolan pengguna dapat ditransfer.

Fitur Verifikasi Perangkat WhatsApp

Ada malware perangkat seluler yang sangat umum. Itu dapat mengambil alih akun WhatsApp pengguna dan mengirim pesan yang tidak diinginkan ke kontak. Fitur baru ini akan menambahkan pemeriksaan yang akan membantu mengautentikasi akun pengguna. Pemeriksaan baru akan melindungi setiap pengguna yang perangkatnya disusupi.

Fitur Kode Keamanan Otomatis WhatsApp

Fitur ini hadir untuk mempermudah proses verifikasi keamanan dan membuka lebih banyak akses bagi semua pengguna. WhatsApp menamai proses ini "Transparansi Kunci". Ini memungkinkan pengguna untuk memverifikasi koneksi aman mereka secara otomatis saat mengklik tab enkripsi. Ini memberikan jaminan kepada pengguna akhir bahwa obrolan mereka benar-benar terenkripsi ujung ke ujung.

Banyak pengguna WhatsApp menghadapi berbagai masalah terkait keamanan. Yang paling umum di antara mereka adalah ketika malware mengambil alih akun pengguna. Ketika ini terjadi, mendapatkan kembali akun pengguna hampir tidak mungkin.

Ini karena malware menempatkan kode autentikasi dua faktor pada akun. Karenanya pengguna harus memasukkan kode sebelum memasukkan akun WhatsApp pengguna sendiri.

Banyak pengguna di seluruh dunia telah melaporkan masalah serupa ke WhatsApp. Tidak dapat disangkal bahwa memerangi malware semacam itu sangat sulit bagi WhatsApp. Setelah bertahun-tahun bekerja, perusahaan akhirnya keluar dengan solusi. Masalah seperti itu sekarang akan menjadi sesuatu dari masa lalu.

Namun demikian, selalu disarankan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor di akun pengguna. Ini membantu mencegah malware semacam itu keluar dari akun WhatsApp pengguna setiap saat.

Pastikan juga pengguna mengaktifkan kunci sidik jari atau kunci FaceID di akun WhatsApp pengguna. Ini membantu mencegah orang masuk ke akun WhatsApp pengguna. Saat pihak ketiga mendapatkan akses ke WhatsApp pengguna, ada banyak hal yang dapat mereka lakukan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore