Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Februari 2025 | 17.10 WIB

Mazda CX-60 dan CX-80, Mobil yang Sama tapi Berbeda di Bagian-Bagian Ini

Model terbaru Mazda di Indonesia, Mazda CX-80 SUV. (mazda.co.id) - Image

Model terbaru Mazda di Indonesia, Mazda CX-80 SUV. (mazda.co.id)

JawaPos.com–PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sekaligus distributor kendaraan Mazda di Tanah Air merilis Mazda CX-80. Mobil itu merupakan model SUV berukuran sedang cenderung besar yang sekelas dengan dua SUV dari produsen asal Jerman, yaitu BMW X5 dan Mercedes Benz GLE.

CX-80 melengkapi jajaran model SUV Mazda di pasar Indonesia setelah pada 2023, PT EMI telah meluncurkan CX-60 yang berukuran lebih kecil. Pada dasarnya, CX-60 dan CX-80 dibuat dari basis platform yang sama. Lantas apa saja perbedaan yang terdapat pada kedua mobil tersebut?

  1. Desain

Secara umum, tidak ada perbedaan berarti pada desain CX-60 dan CX-80, baik di bagian depan maupun belakang. Dua mobil tersebut sama-sama mengadopsi filosofi Kodo Design khas Mazda dengan grill besar sehingga memperlihatkan kesan gagah untuk sebuah SUV. Namun Mazda juga memberi sentuhan elegan pada desain muka lewat lampu depannya yang menyipit dengan lampu kecil LED menyambung ke grill.

Pada buritan, keduanya lagi-lagi terlihat kembar dengan lampu belakang menyipit dan terletak di posisi yang tinggi berbentuk horizontal. Ketika menilik desain samping barulah perbedaan kedua mobil itu tampak. Oleh karena perbedaan panjang bodi dan jumlah baris jok, tarikan garis kacanya juga berbeda, terutama pada kaca samping belakang.

  1. Dimensi Bodi

Salah satu perbedaan utama CX-60 dan CX-80 terletak pada dimensi bodi. Hal itu mengingat jumlah jok keduanya berbeda. Dengan dua baris kursi, CX-60 hanya dapat mengangkut lima orang. Sedangkan CX-80 sanggup membawa enam orang karena memiliki tiga baris kursi dengan jok baris kedua model terpisah (captain seat) sehingga konfigurasinya 2+2+2.

CX-60 memiliki panjang bodi 4,74 meter dengan lebar 1,89 meter, tinggi 1,686 meter, dan jarak antar sumbu roda 2,87 meter. Sedangkan CX-80 bodinya melar sehingga memiliki panjang hampir lima meter, tepatnya 4,99 meter dengan lebar 1,89 meter, tinggi 1,713 meter, dan jarak antar sumbu roda 3,12 meter.

  1. Mesin, Transmisi, Penggerak

Untuk pasar Indonesia, CX-60 tersedia dalam dua pilihan mesin. Pertama adalah bensin 3.300cc turbo berteknologi e-Skyactiv-G dengan sistem hybrid ringan (mild hybrid) yang menghasilkan tenaga maksimal 280 Daya Kuda (DK) pada putaran mesin 5.000 hingga 6.000 rpm dan torsi maksimum 450 Nm di 2.000 sampai 3.500 rpm. Sedangkan baterainya berkapasitas kecil, hanya 0,33 kWh yang menyumbang tenaga tambahan 16 DK pada 900 rpm.

Kedua merupakan mesin yang juga digunakan Mazda CX-5, yaitu bensin 2.500cc naturally aspirated berteknologi Skyactiv-G dengan tenaga maksimal 185 DK pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 250 Nm di 3.000 rpm. Kedua pilihan mesin pada CX-60 tersebut dipasangkan dengan transmisi otomatis delapan percepatan untuk menyalurkan tenaga ke semua roda (AWD).

Sedangkan CX-80 yang dipasarkan di Tanah Air untuk saat ini hanya memiliki satu jantung pacu, yaitu bensin 2.500cc naturally aspirated plug-in hybrid berteknologi e-Skyactiv PHEV. Tenaga gabungan dari mesin bakar dan motor listriknya mencapai 323 DK pada 6.000 rpm dengan torsi maksimal 500 Nm di 4.000 rpm. Baterainya berjenis lithium-ion berkapasitas 17,8 kWh.

Tenaga mesin tersalur ke semua roda (AWD) melalui transmisi otomatis delapan percepatan. Dalam mode energi listrik penuh tanpa sokongan mesin bakar, Mazda mengklaim CX-80 dapat berjalan hingga 60 kilometer.

Selain mesin, dari sini dapat terlihat perbedaan CX-60 dan CX-80 adalah jenis hybridnya. Dengan sistem mild hybrid, pengguna CX-60 Elite dan Kuro tidak perlu melakukan pengecasan daya listrik. Sedangkan karena teknologinya plug-in hybrid, pemakai CX-80 perlu mengecas daya listrik ke mobilnya, tetapi hal itu dikompensasi dengan dapat melaju tanpa mesin sejauh 60 kilometer sehingga bisa menghemat bahan bakar.

  1. Tipe

Untuk spesifikasi Indonesia, CX-60 tersedia tiga pilihan tipe berbanding dua di CX-80. Tipe CX-60 terdiri dari Pro, Elite, dan Kuro. Tipe Pro ditenagai mesin 2.500cc naturally aspirated, sedangkan Elite serta Kuro sama-sama bermesin 3.300cc turbo mild hybrid.

Sementara itu dua tipe pada CX-80 adalah Elite dan Kuro yang sama-sama memiliki mesin 2.500cc naturally aspirated plug-in hybrid. Perbedaan antara Elite dan Kuro, baik pada CX-60 maupun CX-80, terletak pada warna interior dan pelek.

Untuk tipe Elite, interior dominan putih dengan pelek terdiri dari kombinasi hitam dan silver. Sedangkan tipe Kuro, kabin dominan cokelat dengan pelek berwarna hitam. Sementara itu tipe Pro di CX-60 berinterior hitam dengan pelek berwarna silver. Semua tipe CX-60 dan CX-80 memakai pelek berukuran 20 inci.

  1. Fitur

Sebagai mobil premium, baik CX-60 dan CX-80 sama-sama dibekali fitur-fitur premium juga. Untuk fitur hiburan misalnya, CX-60 dan CX-80 telah mendapat pelantang suara bermerek BOSE dengan 12 speaker dan Head Unit Mazda Connect berukuran 12,3 inci berisi beragam fitur serta terintegrasi ke telepon pintar. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore