Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Juni 2024 | 18.58 WIB

Curhat Pengusaha Rental Mobil, Sukolilo Pati Sarang Bandit: Mobil Kalau Sudah Masuk Situ Susah Keluar, Seperti Gotham City

Warga Sukolilo, Pati saat terekam membantai tiga pengusaha rental mobil yang tak bersalah.

 
JawaPos.com - Kecamatan Sukolilo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah sedang jadi sasaran mata dan mulut netizen. Sebabnya adalah nasib nahas yang menimpa pemilik rental mobil asal Jakarta, yang harus meregang nyawa saat hendak mengambil mobil yang dirental orang di Desa Sumbersoko, Kabupaten Pati.
 
Seorang korban, BH, 52 tahun, dikeroyok hingga meninggal saat mengambil mobil rentalnya yang tak kunjung dikembalikan. Padahal, mobil tersebut adalah miliknya, disewa oleh konsumen tak bertanggung jawab, parkir di Pati, yang belakangan diketahui merupakan sarang bandit khususnya kasus penggelapan mobil.
 
Korban BH tak sendirian. Dia bersama tiga temannya menjemput mobil miliknya yang dirental ke kawasan tersebut. Mungki sudah tahu kalau wilayah tersebut tak aman. Korban lainnya adalah SH (28) warga Koja Jakarta Barat, KB (54) warga Kedungbanteng Kabupaten Tegal, dan ES (37) warga Pulogadung Jakarta Timur.
 
 
Tak seperti BH, tiga korban lainnya selamat. Hanya saja, mereka mengalami luka parah dan masih dirawat di rumah sakit. Meski begitu, perawatan intensif masih diberikan kepada para korban.
 
Karena kejadian tersebut, warganet atau netizen di jagat maya seperti biasa, dengan 'people power-nya' satu per satu membuka borok wilayah tersebut. Terungkap, Kecamatan Sukolilo di Pati disebut sarang bandit. Berbagai kasus penggelapan mobil dan kejahatan banyak terjadi di tempat tersebut.
 
Anehnya, seperti Gotham City di serial film Batman, kejahatan di tempat tersebut menurut netizen yang juga kebanyakan merupakan warga sekitar Pati menuturkan bahwa kejahatan di sana sudah menjadi norma. Parahnya, polisi juga dinilai lambat dan bahkan menjadi baking. 
 
Sementara terkait dengan kasus penggelapan mobil, Sukolilo di Pati merupakan tempatnya. Karena kejadian tersebut viral di media sosial, banyak video beredar mengenai kejinya para korban di keroyok, para pengusaha rental mobil juga satu suara mengutarakan keresahannya.
 
Kompak, mereka bercerita mengenai ngerinya wilayah tersebut bagi pelaku usaha rental mobil dan leasing. Bahkan daerah tersebut juga sudah di blacklist oleh para pengusaha rental mobil sampai ke wilayah Jabodetabek. 
 
"Ini komplotan penadah M/mobil bodong, oknum kelurahan banyak juga yg maen, aparat gak bisa apa2, Mobil klo dah masuk pati ujung2nya kalo mau keluar minta tebusan, saya udah pernah mau tarik Mobil plat B masuk pati udah dipegang penadah,bajingan semua," kata netizen di X (sebelumnya Twitter) dengan akun @Kokokrunch_04.
 
Tidak hanya gosip semata dari penuturan warga sekitar Pati. Kenyataan wilayah tersebut merupakan sarang bandit otomotif juga sering sampai ke marketplace jual-beli kendaraan seken dan sparepart copotan. Sayangnya, barang tersebut merupakan hasil kejahatan.
 
"Cek aja group jual beli sepedamotor daerah situ, kebanyakan motor tanpa surat alias blong atau pedotan sebutanya. Bahkan bnyk yg jual mobil stnk,an aja atau mesin-mesin copotan," akun X @hamba_sahaaya menuturkan.
 
Curhatan para pemilik usaha rental ini ramai menghiasi posting-an salah satu YouTuber otomotif kenamaan yakni Ridwan Hanif. Dirinya juga diketahui concern terhadap kasus ini dan berbagi pengalamannya mengenai kondisi wilayah tersebut dikaitkan dengan bisnis rental mobil.
 
"Gue jarang merekomendasikan orang buat usaha Rental mobil, sampe ada yang bilang takut tersaingi. Padahal ya rental mobil bisnis yang sangat berisiko tinggi," cuitnya dengan akun @ridwanhr.
 
 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore