
Perkakas motor termasuk alat cuci juga menjadi buruan pengunjung IIMS 2024. (Foto: Dony)
JawaPos.com - Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 bukan hanya diramaikan jajaran mobil dan motor baru. Tapi juga produk perawatan kendaraan juga menjadi incaran pengunjung.
Tak sedikit produsen perawatan kendaraan yang menghadirkan produk dengan teknologi baru. Diantaranya Vici sebuah merek produk perkakas asal Indonesia punya desain untuk kalangan professional serta Best Value di kelasnya.
PT Perkakas Sumber Karya (PSK) pemilik merek dari Vici memajang produk perkakas untuk perawatan kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Diantaranya produk cleaning yang terdiri dari High Pressure Cleaner (HPC) dan Vacuum Cleaner juga mesin las.
Novia Kartika selaku National Industrial Sales Head PT PSK mengungkapkan bahwa di IIMS 2024 untuk memperkenalkan produk-produk unggulannya yang masuk kedalam professional dan industrial range.
“Kami menempatkan produk kami sebagai produk yang ditujukan kepada professional dan industry diantaranya otomotif. Line up produk kami di IIMS 2024 memperlihatkan kelebihan produk kami sebagai Best Value Product yang hadir untuk memenuhi kebutuhan para professional,” ujar Novia.
Di waktu yang sama Nicko selaku Chief of Vision PT PSK saat berbincang di area IIMS 2024, Jumat (23/2 ) produk-produk Vici, yang utama ada di produk Cleaning, yaitu peralatan-peralatan pembersih.
"Kita develope brand ini untuk dipersiapkan dalam penggunaan-penggunaan professional user,” ungkapnya.
Dalam gelaran kali ini Vici menampilkan professional product-nya seperti mesin las Vici WLD 3.2 dan Vici WLD 4.0, untuk produk cleaning Vici menghadirkan Vici PWC 70N, PWM 110, PWG 5.5, PWG 7.5 dan juga HWM 300.
Sebagai informasi Vici PWM 110 memiliki tekanan 130 bar dengan mesin induksi dan memiliki kelebihan dapat menghisap air. Sehingga dapat dioperasikan dengan dua cara yaitu dari sumber air di tampungan ataupun langsung dari keran.
"Kalau ingin tekanannya lebih tinggi lagi pakai Vici HWM 300. Ini merupakan high pressure cleaner yang memiliki kelebihan menghasilkan air panas bertekanan 150 Bar. Sangat pas untuk merontokkan minyak ataupun oli," ujar Nico.
Sedangkan ada pada PWC 70N bisa diatur mode low pressure dimana batas maksimal tekanannya bisa diterima untuk komponen seperti saringan AC.
"Kalau untuk mobil, bisa menggunakan mode 100 bar yang juga tersedia di alat ini. Tapi kalau untuk penggunaan dalam mode yang kerja keras, tentu disarankan menggunakan PWM 110," tambah Nico.
Menurut Nico sebelum memutuskan membeli alat pembersih atau cleaning, ketahui dulu kebutuhannya, agar bisa maksimal dalam penggunaannya.
"Jangan sampai membeli salah tipe, jadi hasilnya kurang maksimal atau sebaliknya bisa merusak kendaraan Anda. Misalnya kita butuh HWM 300 untuk merontokkan kotoran di kolong mobil tapi kita beli tipe dibawahnya yang tekanannya kurang maka hasil yang dihasilnya taidak maksimal," ujarnya.
Nico menambahkan kalau pihaknya memberikan aftersales berupa garansi spare parts satu tahun berkali-kali dan garansi service gratis seumur hidup. Vici juga memberikan garansi maksimal 2 jam pengerjaan service atau akan dipinjamkan unit pengganti yang dimana membantu para professional agar selalu dapat produktif.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
