Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 September 2023 | 18.13 WIB

SnackVideo Hapus Ratusan Ribu Konten Sampai Pertengahan 2023, Rata-rata Video Berbahaya

Ilustrasi: Konten dengan kategori berbahaya masih banyak seliweran, Snack video gencar lakukan patroli. (Mint)

 
JawaPos.com - Dikatakan sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan ruang siber yang aman, nyaman, dan dapat dinikmati siapa pun, platform jejaring sosial berbasis video pendek, SnackVideo, kembali merilis Laporan Transparansi Paruh I untuk periode Januari-Juni 2023. Laporan ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas SnackVideo serta meningkatkan kesadaran pengguna terhadap peraturan-peraturan yang berlaku di platformnya.
 
Faktanya, video pendek menjadi salah satu jenis konten yang cukup diminati masyarakat baru-baru ini. Menurut riset Ipsos, pangsa pasar video pendek mengalami pertumbuhan gabungan tahunan (CAGR) sebanyak 55 persen, sementara konsumen meluangkan waktu sebanyak 2,1 jam setiap harinya untuk mengonsumsi video pendek di berbagai platform.
 
Karena bentuk kontennya bersifat user-generated content (UGC) atau konten hasil kreasi pengguna, peningkatan ini harus diiringi dengan langkah moderasi konten yang efisien dan tegas. SnackVideo pun memanfaatkan gabungan teknologi AI, moderator manusia, serta pelaporan dari komunitas untuk menemukan konten-konten negatif dengan tingkat kecepatan dan akurasi yang lebih tinggi. 
 
 
Kedua parameter yang digunakan oleh SnackVideo adalah tingkat penghapusan ketika belum ditonton (0 views) dan tingkat penghapusan dalam waktu 1x24 jam. Mengingat remaja merupakan salah satu segmen audiens terbesar, SnackVideo secara proaktif mendeteksi dan menghapus 92,34 persen dari konten-konten yang mengandung unsur-unsur membahayakan. Sementara 95,44 persen dihapus dalam waktu 1x24 jam. 
 
Konten-konten negatif lainnya yang mengandung unsur seperti kekerasan, kegiatan berbahaya, melukai diri sendiri, perundungan, ujaran kebencian, materi seksual, serta aktivitas ilegal juga disikapi dengan serius, dengan rerata tingkat penghapusan dalam waktu 1x24 jam melebihi angka 73 persen.
 
Perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual merupakan bagian penting lainnya dari pedoman konten di platform SnackVideo. SnackVideo memperbolehkan pemegang hak kekayaan intelektual untuk melaporkan konten hasil plagiarisme, dan sejauh ini SnackVideo telah menindaklanjuti 100 persen dari 1.202 laporan terkait pelanggaran hak kekayaan intelektual yang diterima.
 
Dari sisi edukasi pengguna, SnackVideo juga memberlakukan mekanisme banding dan komunikasi dua arah agar pengguna yang tidak berniat melanggar mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pedoman konten. 
 
Selain itu, sampai pertengahan 2023, SnackVideo mencatat telah menghapus sebanyak 667.504 akun yang tidak kunjung patuh kepada pedoman konten dan tata tertib komunitas. Akun-akun ini sebelumnya telah mendapatkan peringatan berulang terkait konten yang mereka unggah.
 
Owen Qin, Head of SnackVideo, SEA & SA menyampaikan, SnackVideo berkomitmen untuk mematuhi setiap peraturan perundang-undangan dan menjalin kolaborasi yang erat dengan badan pemerintah di seluruh dunia. Selama periode waktu tersebut, SnackVideo mencatat tingkat kepatuhan 100% terhadap permintaan pembatasan konten yang dikeluarkan oleh pihak berwenang, sejalan dengan pedoman konten dan tata tertib komunitas milik SnackVideo serta regulasi yang berlaku di negara setempat.
 
“SnackVideo merupakan platform untuk membuat dan menikmati konten yang bersifat edukatif, menghibur, maupun menginspirasi. Oleh karena itu, kami sangat senang dengan temuan Laporan Transparansi Paruh I 2023 yang menunjukkan peningkatan moderasi konten ke arah yang semakin baik seiring dengan pertumbuhan konsumsi video pendek di Indonesia,” jelas Owen bersamaan dengan rilis laporannya.
 
Dirinya melanjutkan, bekerja sama dengan pemerintah, pihaknya mengajak segenap tim moderator, kreator, maupun pengguna SnackVideo untuk mewujudkan internet sehat dari dan untuk seluruh masyarakat Indonesia. "Caranya dimulai dari konten-konten yang positif dan menyenangkan di platform SnackVideo,” pungkas Owen.
 
 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore