
Twitter akan izinkan penerbit kutip biaya per artikel mulai bulan ini
JawaPos.com - Sebagai platform sosial, YouTube terkenal karena memungkinkan pengguna tidak hanya mendapatkan konten yang sesuai bagi mereka. Bagi para kreator, YouTube juga bisa jadi sumber penghidupan karena memungkinkan mereka mendapatkan uang dari sana lewat monetisasi.
Sekarang, tak kalah dengan YouTube, Twitter juga telah mengumumkan program bagi hasil dengan pembuat konten di platformnya karena perusahaan ingin bersaing dengan persaingan yang semakin ketat di media sosial. Kreator di Twitter akan mendapatkan potongan pendapatan iklan yang dihasilkan dari posting mereka.
Twitter menamakan hal ini sebagai Revenue Sharing Program. Dengan program tersebut, user Twitter sekarang juga dimungkinkan untuk ikut mendapatkan cuan lewat platform media sosial (medsos) yang sekarang dimiliki oleh Elon Musk itu.
“Kami memperluas penawaran monetisasi kreator kami untuk menyertakan bagi hasil iklan untuk kreator. Ini berarti pembuat konten dapat memperoleh bagian dari pendapatan iklan, dimulai dari balasan postingan mereka," jelas Twitter saat mengumumkan program tersebut.
Perusahaan mengatakan kalau mereka bermitra dengan Stripe sebagai mitra pembayaran dan pembagian pendapatan tersedia di negara tempat Stripe beroperasi. Untuk wilayah yang belum, kemungkinan program tersebut belum bisa dilaksanakan atau kemungkinan Twitter menggandeng mitra pembayaran di negara lainnya.
Namun perlu digarisbawahi, program revenue sharing ini nggak berlaku untuk pengguna secara umum. Siapa yang bisa ikut mendapatkan cuan dari Twitter? Hanya mereka pengguna layanan Blue berbayar atau organisasi terverifikasi.
Selain itu, pembuat konten harus mengirimkan diri mereka sendiri untuk ditinjau secara manual dan mereka juga harus memiliki minimal lima juta impresi pada posting-an mereka untuk setiap 3 bulan sebelumnya.
“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk membantu orang mencari nafkah langsung di Twitter,” kata Twitter melanjutkan pengumumannya.
Sebagai informasi, pengumuman ini memang tidak terlalu mengejutkan. Sebab, Elon Musk pertama kali mengumumkan perjanjian bagi hasil pada bulan Juni dan mengatakan perusahaan akan membayar pembayaran blok pertama sebesar USD 5 juta atau sekitar Rp 74 miliar lebih.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
