
Ilustrasi Kali Purple dengan warna dominan ungu.
JawaPos.com - Operating System (OS) Kali Linux pertama kali rilis pada 2013 lalu. Memperingati satu dekade, mereka meluncurkan distribusi sistem operasi Kali Linux dengan nama Kali Purple pada Maret 2023. Melalui situs Kali.org, Linux mengkhususkan Kali Purple untuk keamanan jaringan serta pengujian penetrasi (penetration testing).
Pengujian penetrasi merupakan serangkaian metode yang digunakan guna menemukan celah keamanan dalam sebuah sistem komputasi. Penguji atau asesor seolah-olah bertindak sebagai peretas (hacker), menyerang sistem dengan simulasi metode tertentu untuk memperoleh informasi celah keamanan. Berdasarkan celah yang diperoleh tersebut, akan dilakukan pelaporan hingga perbaikan untuk menutupnya.
Melalui Kali Purple, Linux menunjukkan apa yang menjadi spesialis mereka selama ini dalam keamanan ofensif. Linux mengungkapkan antusiasnya ketika meluncurkan distribusi OS tipe ini.
"Kami sangat bersemangat untuk memulai perjalanan baru dengan misi melakukan hal yang persis sama untuk pertahanan keamanan," tulis Linux dikutip JawaPos.com pada Rabu (12/7).
Kali Linux menjadi sangat powerful, sebab di dalamnya memiliki lebih dari seratus alat pertahanan keamanan. Beberapa di antaranya seperti Arkime, CyberChef, Elastic Security, GVM, TheHive, Malcolm, Suricata, Zeek, serta keseluruhan alat pertahanan keamanan dari Kali Linux biasa. Kabar baiknya, untuk menjalankan berbagai alat (tool) tersebut tidak harus dengan perintah teks (prompt).
Sesuai dengan namanya, warna dominan ungu adalah ciri Kali Purple. Mereka menyebut bahwa ini dapat digunakan untuk semua kalangan, baik profesional maupun peneliti keamanan. Termasuk untuk pelajar/mahasiswa, orang awam, atau siapa pun yang tengah mempelajari tentang keamanan sistem, jaringan, dan pengujian penetrasi.
Terlebih ini mempunyai dukungan komunitas yang besar melalui platform Discord. Sehingga pengguna baru akan bertemu dengan pengguna Kali Purple lainnya di seluruh dunia untuk mendiskusikan tentang masalah dan solusi. Setidaknya hingga sekarang, komunitas Kali Purple telah memiliki lebih dari 27 ribu member aktif di dalamnya.
Pengguna yang sudah memiliki instalasi Kali Linux, dapat langsung melakukan pembaruan Kali Purple di terminal root. Melalui Kali Purple ini, pengguna akan mendapat memperoleh semua fitur tambahan termasuk perubahan Phyton hingga hal-hal tentang desain baru, seperti update desktop dan Tema 2023 bawaan Kali Purple.
