Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Juli 2023 | 23.26 WIB

Tak Perlu Perawatan Khusus dalam Merawat Baterai XL7 Hybrid

Indikator baterai mobil hybrid - Image

Indikator baterai mobil hybrid

JawaPos.com - Populasi mobil hybrid di Indonesia memang belum sebanyak mobil dengan mesin konvensional. Namun saat ini mobil hybrid memang sedang naik daun untuk dimiliki masyarakat.

Salah satu merek yang mengeluarkan mobil hybrid adalah Suzuki dengan beberapa produknya diantaranya Ertiga hybrid, Grand Vitara hybrid dan yang belum lama diluncurkan adalah XL7 hybrid. Banyak yang masih belum memahami bagaimana merawat mobil hybrid khususnya untuk baterai.

Komponen penting pada sistem mobil hybrid adalah baterai. Pada mobil XL7 hybrid keberadaan baterai untuk mendukung kinerja mesin hybrid SHVS. Baterai yang digunakan merupakan baterai Lithium-ion yang kapasitasnya kini ditingkatkan, dari 6 Ah menjadi 10 Ah.

Tak sulit melakukan perawatan baterai, bahkan Suzuki juga kini memberikan kebijakan perpanjangan masa garansi Lithium-ion Battery pada setiap kendaraan hybrid-nya menjadi 8 tahun atau 160.000 kilometer.

Hal ini sempat diungkapkan Service Dept. Head PT SIS, Hariadi bahwa perpanjangan garansi baterai mobil hybrid Suzuki hingga 8 tahun untuk menunjukkan komitmen akan kualitas teknologi yang disematkan dalam setiap produk.

“Salah satu komponen penting untuk kendaraan hybrid ini adalah battery. Maka untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pelanggan, Suzuki memperpanjang masa garansi Lithium-Ion Battery hingga 8 tahun atau 160 ribu kilometer," ujarnya.

Sama halnya dengan garansi-garansi lainnya, kerusakan yang bisa diklaim hanya karena akibat pemakaian normal, bukan karena insiden yang disengaja, seperti menerobos banjir, atau konsumen melakukan modifikasi pada baterai dan faktor-faktor human error lainnya.

Agar supaya konsumen bisa mendapatkan garansi tersebut, konsumen bisa melaporkan langsung ke bengkel resmi Suzuki terdekat. Jangan lupa untuk membawa surat kendaraan dan buku servis yang dibutuhkan oleh tim servis.

Seperti biasa perawatan kendaraan, harus dilakukan secara konsisten dan tepat waktu. Pemilik mobil hybrid tidak perlu khawatir karena perawatan Lithium-ion Battery tidak jauh berbeda dengan perawatan kendaraan pada umumnya.

Pihak Suzuki menganjurkan konsumen untuk mengikuti jadwal perawatan rutin kendaraan hybrid-nya di bengkel resmi Suzuki Indonesia. Teknisi akan melakukan pengecekan secara berkala dan menyeluruh untuk memastikan kondisi baterai kendaraan.

Durasi pemakaian baterai ini juga bergantung pada seberapa besar beban kerjanya. Namun, yang harus diketahui adalah jika kerusakan yang diakibatkan kelalaian atau tidak melaksanakan perawatan berkala di Bengkel Resmi Suzuki selama masa garansi maka tidak dapat menggunakan jaminan yang telah diberikan.

Untuk menjaga ketahanan Lithium-ion Battery pada kendaraan hybrid, pelanggan perlu memperhatikan beberapa hal penting yaitu: Perbaikan dalam hal melepas atau memasang battery harus dilakukan di diler atau bengkel resmi Suzuki. Harus diketahui penanganan battery atau komponen kelistrikan yang tidak tepat dapat menyebabkan cedera.

Jangan melewati banjir atau genangan air [ada batas toleransi] yang menyebabkan baterai terendam atau hindarkan baterai dari air. Sebaiknya jangan mencuci baterai dengan air dan jangan mengoperasikan battery pada temperatur dibawah -20’C dan hindari baterai terpapar pada suhu di atas 140’C.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore