Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Juli 2023 | 17.37 WIB

Yaris Cross Hybrid TKDN Lebih Banyak dan Sudah Pakai Baterai Lithium Ion yang Jauh Lebih Ringan

ILUSTRASI. Toyota Yaris Cross hybrid. - Image

ILUSTRASI. Toyota Yaris Cross hybrid.

JawaPos.com - Mobil hybrid sedang naik daun, Toyota belum lama ini luncurkan All New Yaris Cross Hybrid yang bermain di segmen SUV kompak. Mobil yang diproduksi di pabrik Toyota di Indonesia tersebut mendapat respon positif dari masyarakat, namun konsumen harus bersabar untuk memperoleh unit.

Sebagai informasi Yaris Cross Hybrid diproduksi di pabrik Karawang, Bekasi, Jawa Barat, sejak 13 Juni 2023.

Pasalnya PT Toyota-Astra Motor juga mengejar target produksi, akan tetapi merek Jepang tersebut menjanjikan masa tunggu (inden) All New Yaris Cross Hybrid lebih cepat dari model Kijang Innova Zenix yang sempat mencapai 12 bulan.

Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) memberikan keterangannya beberapa waktu lalu [4/7] pabrik Toyota Indonesia lebih siap dari sisi produksi dan komponennya.

"Sisi produksi lebih baik dari Kijang Innova Zenix. Bulan Juli ini, kami produksi Yaris Cross Hybrid 100 persen atau setara 1.500-1.800 unit per bulan. Bulan depan (Agustus), kami juga maksimalkan produksi Yaris Cross Hybrid 100 persen," kata Anton Jimmi Suwandy.

Anton menambahkan bahwa optimalisasi volume produksi varian hybrid Compact SUV 5-seaters ini dilakukan agar supaya indennya dapat lebih cepat.

"Kami mengincar inden Yaris Cross Hybrid pada Juli ini 3 bulan saja, begitu juga pada bulan depan (Agustus)," tambahnya.

Seperti diberitakan jawapos.com sebelumnya, per 13 Juni, surat pemesanan kendaraan (SPK) Yaris Cross Hybrid yang dikoleksi mencapai 1.044 unit. Volume SPK ini dicapai dalam waktu dua pekan sejak dirilis.

Dari jumlah SPK yang terkumpul sebanyak 1.044 unit, 78 persen adalah varian hybrid. Menurut Anton jumlah permintaan Yaris Cross Hybrid di atas ekspektasi TAM.

Sementara Marketing Division Head PT Toyota-Astra Motor Lina Agustina juga menambahkan ini komitmen Toyota untuk memproduksi kendaraan ramah lingkungan, produksi lokal dengan baterai lithium ion.

"Sebelumnya dengan nikel, jadi ini jauh lebih ringan dan ini berpengaruh akan performance," ujar Lina.

Angka TKDN Yaris Cross lebih tinggi dari Innova Zenix karena mesinnya sudah diproduksi di dalam negeri. Sedangkan baterainya jenis lithium yang masih diimpor dari Jepang. Menggunakan baterai hybrid ukuran 0,7 kilowatt, sebagian komponen sudah dilakukan lokalisasi.

All New Yaris Cross ditawarkan mesin bensin 1.5 liter berkode 2NR-VE dengan figur tenaga 78 kW dan torsi 138 Nm. Pada varian bensin ini ditawarkan dengan pilihan transmisi manual dan CVT.

Sementara varian Yaris Cross hybrid berkode 2NR-VEX mampu menggelontorkan tenaga 67 kW dan torsi 121 Nm dengan tambahan baterai lithium ion. Motor listriknya berdaya 59 kW dan torsi 141 Nm. Pada varian hybrid hanya tersedia transmisi CVT.

Perlu diketahui kalau mesin tersebut berbeda dengan versi Jepang dan Eropa. Pantas bila statusnya menyandang "World Premiere".

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore