Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Juli 2023 | 14.49 WIB

Industri Chip Merosot, Laba Q2 Samsung Dilaporkan Anjlok 96 Persen

Ilustrasi: Pasar chip lesu, laba Q2 Samsung merosot tajam. (Capital). - Image

Ilustrasi: Pasar chip lesu, laba Q2 Samsung merosot tajam. (Capital).

JawaPos.com - Samsung Electronics, produsen chip memori dan smartphone terbesar di dunia, telah melaporkan penurunan laba operasional sebesar 96 persen untuk kuartal kedua (Q2) 2023. Surplus chip yang sedang berlangsung terus menimbulkan kerugian yang signifikan pada bisnis inti raksasa teknologi Korea Selatan (Korsel) ini.
 
Dilansir dari SCMP, dalam laporan pendapatan awal, Samsung memperkirakan laba operasinya turun menjadi KRW 600 miliar atau berkisar Rp 7 triliun lebih dari periode yang sama sebelumnya di angka KRW 14,1 triliun. Jika dilihat dari angka, penurunan ini memang sangat drastis.
 
 
Laba yang diproyeksikan ini menandai yang terendah untuk Samsung di kuartal mana pun sejak kuartal pertama 2009. Sementara angka tersebut sejalan dengan perkiraan KRW 555 miliar yang didasarkan pada perkiraan analis yang lebih akurat secara konsisten. 
 
Meski demikian, hal itu masih menandakan pukulan telak bagi perusahaan. Konsekuensinya, saham Samsung turun 1,4 persen selama perdagangan pagi, mengalahkan penurunan 0,6 persen pasar yang lebih luas.
 
Meskipun bisnis chip mengalami kerugian besar pada kuartal pertama, analis mengantisipasi penurunan kerugian pada kuartal kedua karena peningkatan penjualan chip DRAM yang digunakan di PC, ponsel, dan server. Namun, penurunan pasar chip memori, yang dimulai tahun lalu, diprediksi akan mencapai titik terendahnya di kuartal ketiga, dengan potensi rebound moderat setelahnya.
 
 
Para investor juga sekarang memantau dengan cermat laporan pendapatan lengkap Samsung yang akan datang, mencari sinyal untuk kuartal ketiga, termasuk dampak pengurangan produksi, potensi pemulihan permintaan, dan peningkatan campuran laba melalui DRAM kelas atas dan produk memori bandwidth tinggi.
 
Terlepas dari tantangan saat ini, Samsung diperkirakan akan mempertahankan investasinya dalam chip memori tahun ini, memposisikan diri untuk meningkatkan dominasi pasar pada tahun 2025.
 
Samsung Electronics mengumumkan pada bulan April bahwa mereka akan mengurangi tingkat produksinya menyusul pengungkapan laba terendahnya dalam 14 tahun. Langkah ini ditujukan untuk mengatasi surplus pasokan di pasar. 
 
 
Demikian pula, Micron, pemain utama lainnya dalam industri chip memori, menyatakan minggu lalu bahwa mereka yakin penurunan saat ini telah mencapai titik terendah, sementara eksekutif Hynix memperkirakan beberapa kelegaan dalam waktu dekat, didorong oleh pemulihan di Tiongkok dan meningkatnya permintaan untuk teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
 
Meskipun ada indikasi bahwa situasi kelebihan pasokan chip berangsur-angsur membaik, tingkat persediaan di seluruh industri tetap tinggi secara historis, dan prospek ekonomi tetap tidak pasti. 
 
Namun, investor menempatkan taruhan mereka pada AI generatif untuk merangsang permintaan baru akan server yang memerlukan DRAM canggih, khususnya DDR5. Server yang ditenagai oleh teknologi AI biasanya memerlukan kapasitas DRAM empat hingga enam kali lebih banyak dibandingkan server standar, sehingga mendorong kebutuhan akan solusi memori generasi mendatang.
 
 
Ekspektasi meningkatnya permintaan dari aplikasi berbasis AI memberikan secercah harapan bagi industri chip memori. Namun, tantangan tetap ada karena perusahaan bergulat dengan kelebihan persediaan dan kondisi pasar yang tidak dapat diprediksi. 
 
Sektor ini memantau dengan cermat potensi pemulihan, terutama karena kemajuan AI terus memicu kebutuhan akan solusi memori yang lebih canggih dan berkapasitas tinggi.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore