Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo H Usman MKes. tinjau langsung kesehatan warga Kalikajang dan Pucukan.
JawaPos.com–Hipertensi dan penyakit gatal menjadi dua masalah kesehatan yang paling banyak ditemui di Dusun Kalikajang dan Pucukan, Kelurahan Gebang, Kabupaten Sidoarjo. Kedua wilayah itu berada di ujung timur Sidoarjo, di tengah area tambak dan dekat dengan laut.
Akses menuju ke sana tak mudah, butuh waktu sekitar 1,5 jam menggunakan kapal untuk sampai di Pucukan. Dilanjutkan perjalanan darat selama 30 menit untuk menjangkau Kalikajang.
Kondisi itu mendapat perhatian serius dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo H Usman MKes. Bertepatan dengan peringatan Bulan Peduli Posyandu, Usman turun ke lapangan untuk meninjau langsung kondisi masyarakat setempat. Dia menampung banyak aspirasi warga. Bukan hanya soal kesehatan tapi juga pembangunan infrastruktur khususnya akses jalan.
Sulitnya akses menuju dua daerah terpencil itu membuat fasilitas kesehatan sangat terbatas. Warga harus menyeberang menggunakan kapal atau perahu untuk sampai ke faskes terdekat. Masalah semakin kompleks jika ada ibu hamil maupun masyarakat dalam kondisi gawat darurat. Di sana, Usman berbincang langsung dengan para ibu dan warga lain.
’’Saya berterima kasih karena kader Puskesmas Sekardangan sudah proaktif mengatasi masalah-masalah kesehatan di sini. Karena kesehatan, khususnya di daerah terpencil harus jadi prioritas bersama,” ungkap Usman.
Puskesmas Sekardangan rutin melakukan aksi jemput bola ke wilayah Kalikajang dan Pucukan guna memantau kesehatan masyarakat. Agendanya adalah pelayanan kesehatan untuk masyarakat dan giat posyandu. Sementara itu, dalam kondisi darurat, biasanya masyarakat menelepon pihak puskesmas dan mendapat prioritas layanan.
Ketua DPRD Sidoarjo H USMAN MKES.
’’Setiap bulan sudah rutin ada posyandu dan kami pantau terus status gizi warga. Saat ini tercatat ada satu ibu hamil trimester satu di Kalikajang. Kami juga membawa obat-obatan untuk warga. Di sana juga banyak keluhan gatal-gatal karena sulitnya akses air bersih,” terang Kader Promosi Kesehatan Puskesmas Sekardangan Paramita Ismaniar.
Di Kalikajang, masih banyak jalan belum beraspal. Jika pun sudah dicor, kondisinya mulai rusak kembali. Bahkan saat hujan, jalanan tak lagi bisa dilalui. ’’Kaki sampai mancep,” kata warga Kalikajang Rosadi saat berbincang dengan Ketua DPRD Sidoarjo H Usman MKes.
Rosadi yang mulai lahir sudah tinggal di Kalikajang berharap jalan antar kampung bisa terhubung. ’’Jadi kalau ada apa-apa antar kampung sudah bisa cepat saling bantu,” lanjut dia. Jika hujan, mau takziah saja susah. Karena harus jalan kaki. Lokasi makam pun terletak jauh dari permukiman warga.
Tak sekadar berbincang dan menampung aspirasi warga, Usman juga berkeliling melihat langsung kondisi jalanan. Dia diantarkan warga menggunakan motor. Jika jalan tak bisa dilalui, Usman menyusur lokasi sambil jalan kaki. Total ada 120 KK di Kalikajang yang mengharap respons cepat pemerintah.
Usman juga mencari tahu soal fasilitas pendidikan. Di wilayah itu hanya tersedia TK dan Madrasah Ibtidaiyah (setara SD). Sementara itu, lulusannya banyak yang melanjutkan sekolah ke wilayah perkotaan.
’’Anak-anak Kalikajang kalau ingin melanjutkan sekolah ke Sidoarjo, saya rekomendasikan diberi prioritas untuk diterima di sekolah negeri. Sehingga biayanya lebih ringan,” tutur Usman. (nad/xav)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
