
DR EKO YULIANTO
Pada sisi lain, batu-batu bulat andesit itu yang mengubur struktur bata bukanlah endapan banjir meskipun batu-batu itu kemudian terkubur oleh endapan banjir. Ekskavasi yang dilakukan BPKW XI pada 2020–2021 menyingkap lapisan endapan banjir yang mengubur struktur batu-batu andesit. Endapan banjir itu kaya dengan pecahan bata, batu andesit beragam bentuk dan ukuran, bahkan tulang binatang.
Di beberapa tempat lain, endapan banjir tersebut terlihat mengubur beberapa struktur bata sederhana. Adanya lapisan pecahan genting dan beberapa batu umpak dalam endapan banjir itu menjadi petunjuk bahwa di atas struktur tatanan batu andesit terdapat struktur atap genting, disangga tiang-tiang yang ditopang batu umpak.
Banjir besar menghancurkan struktur atap genting tersebut, menyisakan endapan banjir lebih dari satu meter yang dapat dilihat di seluruh kawasan Situs Kumitir. Ini boleh jadi menjadi banjir besar terakhir yang mengakhiri peradaban klasik di Situs Kumitir.
Rekonstruksi geoarkeologi Situs Kumitir masih menyisakan pertanyaan, yaitu tentang waktu terjadinya semua peristiwa tersebut. Memastikan waktu terjadinya peristiwa menjadi kunci dalam memahami kemungkinan peran bencana alam sebagai faktor penyebab dan pemicu pergolakan politik di masa lalu. Analisis pentarikhan umur absolut menggunakan metode isotop karbon 14 terhadap beberapa sampel yang sudah diambil selama ekskavasi oleh BPKW XI pada 2024 diharapkan bisa menyempurnakan rekonstruksi geoarkeologi ini. (*)
*) DR EKO YULIANTO, Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
