Di Indonesia sendiri, kaidah perencanaan struktur bangunan gedung diatur dalam beberapa dokumen Standar Nasional Indonesia seperti SNI 2847:2019 tentang Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, SNI 1726:2019 tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, dan Panduan Kementerian PUPR Dirjen Bina Marga No.02/M/BM/2021 tentang Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan.
Peraturan-peraturan yang memuat hal teknis perencanaan struktur bangunan sudah cukup lengkap tersedia. Para calon insinyur kita pun telah dibekali dengan ilmu yang cukup di bangku perkuliahan, bahkan pengalaman Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mahasiswa, sangat memungkinkan bagi mahasiswa belajar langsung di kantor-kantor konsultan perencana struktur terkemuka.
Proses perijinan bangunan bertingkat tinggi di kota-kota besar pun sudah melalui berbagai tahapan pemeriksaan oleh tim ahli bangunan gedung. Selain itu, proses konstruksi pun telah dilakukan pengawasan yang cukup baik oleh konsultan manajemen proyek. Jadi, pada dasarnya gedung-gedung bertingkat tinggi di kota-kota besar di Indonesia secara kaidah sudah cukup aman dihuni atau ditempati pada saat kejadian gempa.
Yang justru cukup sering dijumpai adalah kerusakan-kerusakan pada bangunan sederhana/rumah tinggal, atau bangunan-bangunan bertingkat di daerah-daerah yang masih cukup minim dari segi pengetahuan konstruksi bangunan maupun dari aspek pengawasan pelaksanaan bangunan. Rumah-rumah sederhana di kota-kota kecil maupun di pedesaan, tidak jarang dibangun tanpa dasar pengetahuan yang cukup.
Tenaga mandor, tukang atau pelaksana umumnya bekerja hanya dengan bekal pengetahuan seadanya, tanpa memahami kaidah-kaidah dalam pembuatan struktur tahan gempa. Selain itu, sering juga kita baca informasi bangunan-bangunan yang dibangun tidak sesuai spesfikasi yang sudah ditentukan konsultan perencana. Penyimpangan-penyimpangan yang terjadi baik disengaja maupun tidak disengaja, turut menyumbang angka korban dalam setiap kejadian gempa bumi.
Langkah Antisipasi
Melihat urgensi yang ada, maka mau tidak mau diperlukan langkah-langkah yang komprehensif dari mulai pemerintah daerah, kota hingga pusat untuk memberikan pendampingan-pendampingan dalam setiap kegiatan konstruksi yang berlangsung di daerah-daerah. Tenaga-tenaga ahli sangat dibutuhkan untuk memantau kondisi-kondisi perumahan sederhana milik penduduk di daerah-daerah.
Selain itu mahasiswa khususnya yang memilih jurusan di bidang konstruksi, seperti teknik sipil dan arsitektur, juga bisa bergerak melalui kegiatan MBKM Proyek di Desa khususnya di daerah rawan gempa.
Selain dari sudut pandang konstruksi, upaya penyuluhan mengenai langkah-langkah preventif saat bahaya gempa juga bisa dilakukan sejak dini, melalui kegiatan-kegiatan di tingkat Kelurahan, Kecamatan maupun dimulai dari bangku sekolah. Beberapa tips yang dapat dilakukan saat kejadian gempa bumi antara lain, jangan berlari ke luar atau ke ruangan lain saat terjadi gempa, karena kecil kemungkinan kita mengalami luka jika kita tetap berada di tempat.
Jika memungkinkan sebelum guncangan semakin hebat, segera menjauh dari benda-benda yang rawan rusak atau terjatuh seperti kaca, benda gantung, rak buku, lemari, porselen, atau perabotan besar lainnya. Perhatikan unsur bangunan yang kemungkinan runtuh seperti batu bata, lampu, hiasan dinding, rak tinggi dan lainnya.
Segera ambil sesuatu untuk melindungi kepala dan wajah kita dari serpihan yang berjatuhan dan pecahan kaca, berlindung di bawah meja yang kokoh merupakan salah satu langkah yang paling mudah dan aman dilakukan. Segera matikan kompor dan listrik, waspada terhadap pecahan kaca di lantai yang mungkin dapat menyebabkan cedera jika kita berjalan atau berguling ke lantai.
Dengan adanya upaya-upaya yang kontinu dan tersistematis ini tentunya masyarakat kita akan lebih tanggap terhadap setiap kejadian gempa bumi.
Pasca Kejadian Gempa
Hanya karena guncangan telah berhenti bukan berarti bahaya sudah berakhir. Kebakaran pasca gempa, putusnya saluran gas, jatuhnya puing-puing, dan banyak bahaya lainnya akan terus mengancam masyarakat di wilayah gempa. Selain itu pasca kejadian gempa bumi kerap kali masih terjadi rentetan kejadian gempa susulan yang disebut dengan istilah aftershock.
Bahkan kejadian di Gempa Bawean, setelah gempa pertama terjadi, justru gempa susulan muncul dengan magnitudo yang lebih besar. Sebagian besar kejadian cedera akibat gempa disebabkan oleh kepanikan; tetap diam di tempat sementara waktu merupakan pilihan cerdas, dengan tetap waspada dan berlindung di tempat yang tepat, berpikirlah sebelum bergerak.
Pasca gempa ada orang yang merasa sedikit pusing karena getaran yang terjadi, namun beberapa orang tetap merasakan pusing berkepanjangan, dalam istilah medis kondisi ini dikenal dengan post earthquake syndrome.
Selain kerugian-kerugian material di atas, yang lebih mendesak ditangani adalah psikologis para korban gempa. Mereka membutuhkan pertolongan darurat baik berupa tempat tinggal sementara, kebutuhan makan, minum dan tentunya obat-obatan. Padahal umumnya setelah gempa bumi besar, layanan darurat seperti pemadam kebakaran, polisi, dan personel medis mungkin tidak tersedia untuk jangka waktu tertentu.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
