
Andreas N. Marbun
Salah Siapa?
Wajar rasanya jika masyarakat geram melihat pemerintah yang lamban dalam merespons kebutuhan penegakan hukum. Rakyat tak perlu senewen. Sebab, tampaknya, serba-serbi pemilu serentak Februari mendatang lebih penting ketimbang memidana para koruptor.
Penulis tak ingin mengatakan cara pandang masyarakat tersebut tepat. Namun, masyarakat memang tak dapat disalahkan. Pemerintahlah yang seharusnya cekatan dan menangkap harapan rakyat untuk pemberantasan korupsi.
Akhir kata, tepat rasanya jika momentum Hari Antikorupsi Ke-13 ini dimanfaatkan pemerintah untuk mendengar ’’teriakan’’ rakyat yang memohon agar negara segera memidanakan perdagangan pengaruh. (*)
* Peneliti Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
