
ilustrasi said aqil
MENINGGAL di Makkah pada hari Selasa adalah doa beliau sejak lama. Karena ayah beliau meninggal di hari Selasa. Kakek dan buyut beliau pun meninggal di hari Selasa.
Mbah Maimoen adalah ulama yang all-round. Beliau ahli fikih, ahli hadis, ahli tafsir, dan ahli hikmah. Bisa menjelaskan rahasia-rahasia ibadah dalam Islam. Apa khasiatnya puasa, salat, haji.
Sangat dalam, bijak, dan luas hatinya. Di samping ilmu, juga kaya kebijaksanaan. Tutur katanya efektif; nasihatnya diikuti orang; sikapnya berwibawa; tindakannya tepat.
Saya rasa belum ada muridnya yang mampu mengikuti kebijakan dan kearifan beliau. Saya sendiri sering menerima pelajaran yang sangat berharga. Selain alim dan allamah (sangat alim), saya percaya beliau termasuk waliyyul autad, yang menjadi pasak di muka bumi.
Dengan kepergian beliau, kita benar-benar merasa guncang, kehilangan keseimbangan. Kehilangan patok yang selama ini memperkuat ukhuwah persatuan kita semua. Namun, kita semua patut bersyukur. Beliau saat ini berada di tempat orang-orang saleh yang dekat dengan Tuhan.
Beliau tawaduk luar biasa. Saya kalau sowan ke ndalem-nya di Sarang, makan harus bersama. Duduk harus satu kursi sama beliau di kursi yang agak panjang itu. Kalau saya mau pulang, diantar sampai ke mobil. Padahal, usia kami terpaut jauh. Beliau hampir 91 (tahun). Saya masih 66. Soal ilmu, saya nggak ada apa-apanya. Soal kearifan apalagi.
Ke saya yang lebih muda beliau menaruh hormat. Ngasih nasihat secara langsung nggak pernah. Apalagi menegur. Kalau ke organisasi, pesannya paling-paling jaga NU, jaga orisinalitas ahlussunnah wal jamaah, jangan liberal, jangan juga tekstual. Beliau tidak pernah mau menerima amplop. Orang-orang yang mau tabaruk biasanya ngasih amplop tidak langsung ke beliau. Karena kalau langsung pasti ditolak.
Selain itu, beliau orang yang diterima semua partai politik. Meskipun beliau orang PPP, yang di PKB tidak pernah sedikit pun berkurang hormatnya kepada beliau. Tokoh-tokoh parpol Islam semua menghormati beliau. Saat pilpres lalu, beliau termasuk yang mendinginkan suasana.
Sumbangan beliau sangat jelas bagi bangsa ini. Pesantren Sarang itu alumninya ribuan. Pinter-pinter semua. Sekelas Mbah Hasyim Muzadi, Musthofa Aqil, Ibnu Ubaidillah. Tidak ada ulama NU yang tidak kenal beliau.
Hari ini kita patut bersedih. Allah mencabut ilmu tidak langsung, tapi melalui wafatnya para ulama. Tugas kita melanjutkan perjuangan beliau dan memegang teguh semua wejangan, hikmah, dan mauidhoh dari Mbah Moen. Dengan tempat istimewa di Ma'la, saya juga sangat yakin beliau punya tempat yang istimewa di sisi-Nya.
*) Disarikan dari wawancara wartawan Jawa Pos Taufiqurrahman

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
