Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2018 | 15.29 WIB

Yenny Wahid Dalam Minus Dan Bonus Indonesia

Yenny Wahid bersama Presiden Joko Widodo dalam sebuah acara di Pondok Pesantren Jombang, Jawa Timur - Image

Yenny Wahid bersama Presiden Joko Widodo dalam sebuah acara di Pondok Pesantren Jombang, Jawa Timur


Era bonus demografi ditandai dengan dominasi jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) atas jumlah penduduk tidak produktif.


Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan data BPS pada tahun 2016 diperkirakan sebanyak 258 juta.


Menurut kelompok umur, jumlah penduduk usia produktif sekitar 174 juta atau 67 persen dari jumlah penduduk. Dan menurut jenis kelamin, terdiri atas laki-laki sebanyak 129,98 juta orang dan perempuan sebanyak 128,71 juta orang.


Yang paling menonjol dalam bonus demografi ini adalah jumlah penduduk wanita yang hampir menyamai jumlah penduduk pria.


Berdasarkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diberikan Kementerian Dalam Negeri kepada Komisi Pemilihan Umum, ada 196,5 juta orang yang dipastikan memiliki hak memilih dalam Pemilu 2019.


Data pemilih 2019 tersebut terdiri atas pemilih laki-laki 98.657.761 orang dan perempuan 97.887.875 orang.


Dari data tersebut potensi pemilih perempuan jumlahnya sangat besar hampir menyamai jumlah pemilih laki-laki.


Dengan banyaknya jumlah pemilih perempuan terutama perempuan berusia muda atau usia produktif, maka peluang bagi kandidat perempuan muda untuk dipilih di dalam pemerintahan sangatlah besar.


Karena bagi pemilih perempuan, pemimpin perempuan tentunya akan lebih memahami masalah yang dihadapi perempuan dibandingkan dengan pemimpin laki-laki.


Sehingga pemimpin perempuan diharapkan mampu untuk merubah tatanan kebijakan yang lebih mendekati kenyataan pada aspek psikologis perempuan.


Kebijakkan yang dikeluarkan oleh pemimpin perempuan tersebut juga diharapkan dapat berdampak positif dan lebih komprehensif dalam mengawal dan menanggulangi isu-isu perempuan seperti diskriminasi gender, kekerasan terhadap perempuan, akses perempuan terhadap pendidikan dan pekerjaan, partisipasi politik perempuan, dsb.


Disinilah Yenny Wahid menjadi salah satu kandidat utama sebagai pemimpin muda perempuan yang akan mendapatkan mayoritas suara perempuan. Karena selama ini Yenny selalu tampil paling depan dalam menyuarakan isu-isu tersebut.


*Penulis adalah Peneliti ada Centre For Democracy & Peace Study

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore