Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Desember 2018 | 20.39 WIB

Prabowo Presiden, Dahnil: Jokowi Bisa Jadi Wantimpres

Dahnil Anzar Simanjuntak selaku Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, menyambut baik usulan Jokowi dan Prabowo satu pemerintahan bersama. - Image

Dahnil Anzar Simanjuntak selaku Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, menyambut baik usulan Jokowi dan Prabowo satu pemerintahan bersama.

JawaPos.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Maruarar Sirait mengatakan, pihaknya membuka peluang jika setelah Pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto bisa duduk bersama di satu pemerintahan. Dia menyebut hubungan dua negarawan ini pun memiliki kedekatan. Sehingga sangat dimungkinkan untuk berjuang bersama.


Menanggapi itu, Dahnil Anzar Simanjuntak
selaku Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, menyambut baik peluang tersebut. Menurutnya jika nantinya Prabowo menjadi Presiden, dengan senang hati memberi jabatan Jokowi di pemerintah. Misal sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).


"Mungkin saja. Maksud saya kalau Pak Prabowo Presiden tentu dengan senang hati Pak Prabowo bisa meminta Pak Jokowi untuk jadi salah satu Anggota Watimpres," ujar Dahnil saat dihubungi JawaPos.com, Senin (31/12).


Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu menjelaskan, Prabowo bukanlah sosok pendendam. Sehingga dia tidak sungkan mengajak lawan politiknya untuk bekerja bersama.


"Watak Pak Prabowo sejak awal selalu menghormati Presiden-Presiden sebelumnya, Pak Prabowo tidak pernah mempersalahkan Presiden sebelumnya. Jadi tentu dan pak Prabowo tidak pernah menyimpan dendam," imbuhnya.


Lebih lanjut, Dahnil menerangkan, jika nantinya Prabowo menjadi pimpinan negara, tentu adanya bantuan dari mantan Presiden sebelumnya akan semakin bermanfaat dalam membangun pemerintahan yang kuat.


"Posisinya tentu pak Prabowo menghargai dan membutuhkan bantuan dari mantan Presiden sebelumnya termasuk dari pak Jokowi," tegasnya.


Sementara itu, Dahnil menyebut Jokowi memiliki peran penting jika nantinya mau bergabung dengan pemerintahan Prabowo. Dia bisa memberikan masukan terhadap kelemahan pemerintahannya selama ini.


Dahnil mencontohkan sepertinya halnya impor yang dilakukan terus-menerus. Hingga janji tidak menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak terealisasikan.


"Itu kan pak Prabowo bisa diskusi, pak Jokowi bisa memberikan masukan ketika beliau jadi Anggota Watimpres misalnya," pungkasnya. 

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore